pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
Olahraga

Manchester United Kalah, Manchester City Raih Kemenangan Tipis 1-0 dengan 10 Pemain

Manchester City berhasil meraih kemenangan penting dalam Derby Manchester yang berlangsung pada pekan keempat Liga Inggris 2026/27. Meskipun bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, The Cityzens mampu mengalahkan rival mereka, Manchester United, dengan skor tipis 1-0 di Old Trafford pada Senin dini hari WIB. Kemenangan ini didapat setelah Phil Foden mendapatkan kartu merah pada menit ke-22. Meskipun dalam kondisi kekurangan pemain, tim asuhan Enzo Maresca sukses mencetak gol melalui Erling Haaland, yang mengantarkan City naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan total 12 poin. Sebaliknya, Manchester United harus menelan pil pahit dengan turun ke posisi ke-13, hanya mengumpulkan empat poin.

Pertandingan yang Menegangkan

Sejak awal pertandingan, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi dan agresivitas yang luar biasa. Terlibat dalam sejumlah duel fisik, pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para penggemar. Insiden yang menentukan terjadi pada menit ke-22 ketika Bruno Fernandes melakukan pelanggaran terhadap Foden, yang kemudian merespons dengan tindakan tidak bijak menendang Fernandes. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk Foden, keputusan yang diperkuat oleh VAR. Dengan kehilangan satu pemain, City harus berjuang lebih keras untuk mempertahankan keunggulan mereka.

Setelah kejadian tersebut, Manchester United mulai mendominasi penguasaan bola. Namun, meskipun memiliki lebih banyak peluang, permainan mereka tidak cukup efektif untuk merobek pertahanan Manchester City. Salah satu kesempatan terbaik datang dari tendangan bebas Marcus Rashford yang sayangnya membentur tiang gawang. Di sisi lain, City berusaha melancarkan serangan balik, tetapi kesulitan untuk membangun serangan yang berbahaya setelah kehilangan Foden. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua yang Dramatis

Memasuki babak kedua, Manchester City melakukan perubahan strategis dengan menarik keluar Rayan Cherki dan menggantinya dengan Iliman Ndiaye. Sementara itu, Manchester United tampil lebih agresif setelah jeda, berusaha mencari peluang untuk membuka keunggulan. Salah satu upaya mereka hampir membuahkan hasil ketika Kobbie Mainoo melepaskan tembakan keras yang kembali membentur tiang gawang City.

Namun, di saat-saat kritis itu, City berhasil mencetak gol pada menit ke-60. Josko Gvardiol memberikan umpan silang dari sisi kiri yang langsung disambut oleh Erling Haaland, menceploskan bola ke gawang MU. Gol ini sempat diperiksa oleh VAR karena ada indikasi offside, tetapi setelah peninjauan, gol tersebut dinyatakan sah dan City unggul 1-0. Keunggulan tersebut memberi kepercayaan diri lebih bagi City, dan pada menit ke-67, Enzo Fernandez hampir menggandakan keunggulan lewat tembakan dari luar kotak penalti yang sayangnya hanya membentur tiang gawang lagi.

Usaha Manchester United

Manchester United terus berjuang untuk mencari gol penyeimbang. Mereka menekan pertahanan City yang solid dan disiplin, berusaha memanfaatkan setiap peluang yang ada. Peluang terakhir MU datang di masa injury time. Mbeumo menerima umpan terobosan dari Fernandes dan berhadapan langsung dengan kiper Gianluigi Donnarumma. Namun, kiper City tersebut berhasil menepis tembakan sang winger, menjaga keunggulan timnya tetap aman. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-1, mengantarkan Manchester City pulang dengan membawa tiga poin meskipun harus bermain dengan 10 pemain lebih dari satu jam.

Susunan Pemain dan Taktik

Dalam pertandingan ini, kedua tim menurunkan susunan pemain yang cukup menarik. Manchester United memilih formasi 4-2-3-1 dengan Gianluigi Donnarumma di bawah mistar gawang, didukung oleh Nunes, Dias sebagai kapten, Gurhi, Gvardiol, dan Anderson di lini belakang. Di lini tengah, Fernandez berperan penting, didukung oleh Foden, Cherki, Semenyo, dan Haaland di lini depan.

Sementara itu, Manchester City juga menerapkan formasi 4-2-3-1. Senne Lammens menjadi penjaga gawang, dengan Dalot, Maguire, Martinez, dan Dorgu sebagai lini pertahanan. Di lini tengah, Mainoo dan Tielemans berperan dalam penguasaan bola, didukung oleh Mbeumo, Fernandes, Rashford, dan Cunha di barisan serangan. Pergantian pemain yang dilakukan oleh City di babak kedua menunjukkan fleksibilitas mereka dalam menghadapi situasi sulit.

Momen Penting dalam Pertandingan

  • Kartu merah Phil Foden pada menit ke-22.
  • Peluang emas Marcus Rashford yang membentur tiang gawang.
  • Gol Erling Haaland pada menit ke-60 yang dinyatakan sah setelah pemeriksaan VAR.
  • Usaha Kobbie Mainoo yang juga membentur tiang gawang.
  • Penyelamatan gemilang Gianluigi Donnarumma terhadap tembakan Mbeumo di injury time.

Dengan kemenangan ini, Manchester City menunjukkan ketangguhan mereka meskipun harus bermain dengan 10 pemain. Keberhasilan mereka dalam mengatasi tekanan dan mempertahankan keunggulan menjadi bukti kualitas tim. Sementara bagi Manchester United, hasil ini menjadi evaluasi penting untuk meningkatkan performa di laga-laga selanjutnya. Derby Manchester ini kembali mengukuhkan rivalitas sengit antara kedua tim, dan hasilnya akan terus dikenang oleh para penggemar.

➡️ Baca Juga: John Herdman Targetkan Kemenangan Timnas Indonesia Melawan Tim Eropa di GBK

➡️ Baca Juga: Xiaomi Redmi 15A 5G Hadir dengan Layar 120Hz dan Baterai Besar di Kelas Terjangkau

Related Articles

Back to top button