Angel Pieters Tampil di Istana Negara, Bawakan “Zamrud Khatulistiwa” di HUT ke-81 RI

<div>
<strong>Jakarta: </strong>Penyanyi <a href=”https://www.medcom.id/tag/3783/angel-pieters”>Angel Pieters</a> mendapat kesempatan istimewa untuk tampil dalam rangkaian Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.<br/> <br/>
Dalam penampilannya, penyanyi berusia 28 tahun tersebut membawakan lagu “Zamrud Khatulistiwa”, karya maestro musik Indonesia, Guruh Soekarno Putra. Penampilan tersebut turut menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus menghadirkan nuansa kebudayaan Indonesia melalui musik dan busana tradisional.<br/> <br/>
Angel tampil anggun mengenakan kebaya putih yang dipadukan dengan rok kain songket berwarna merah muda. Penampilannya semakin mencuri perhatian dengan hiasan bunga merah yang disematkan pada rambutnya yang ditata dalam sanggul.<br/><br/>
Pilihan busana tersebut tidak hanya memperkuat penampilan Angel di atas panggung, tetapi juga selaras dengan pesan lagu yang mengangkat keindahan dan identitas Indonesia.
<div>
<p><strong>Baca Juga :</strong></p>
<h3><a href=”https://www.medcom.id/hiburan/musik/GNl1GeXb-single-rindu-tandai-fase-baru-musik-angel-pieters”>Single “Rindu” Tandai Fase Baru Musik Angel Pieters</a></h3>
</div>
<h2>Makna Lagu “Zamrud Khatulistiwa”</h2>
Lagu “Zamrud Khatulistiwa” merupakan salah satu karya Guruh Soekarno Putra yang menggambarkan keindahan Indonesia sebagai negara kepulauan yang membentang di sepanjang garis khatulistiwa.<br/> <br/>
Lagu tersebut pertama kali diperkenalkan melalui vokal Keenan Nasution pada 1978 dalam album Di Batas Angan-Angan. Karya ini kemudian kembali dikenal luas setelah dipopulerkan oleh Chrisye pada 1996.<br/> <br/>
Istilah “Zamrud Khatulistiwa” sendiri merujuk pada julukan bagi Indonesia yang dikenal memiliki bentang alam hijau, subur, serta kekayaan alam yang membentang dari Sabang hingga Merauke.<br/> <br/>
Melalui melodi yang terdengar hangat dan penuh semangat, lagu ini menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan terhadap keindahan Nusantara. Pesan tersebut menjadikan “Zamrud Khatulistiwa” tidak sekadar lagu tentang panorama alam, tetapi juga refleksi kecintaan terhadap tanah air.<br/> <br/>
Lebih jauh, karya Guruh Soekarno Putra tersebut turut membawa pesan mengenai persatuan dan keberagaman Indonesia. Perbedaan suku, budaya, serta karakter masyarakat digambarkan sebagai kekayaan yang dapat menyatu dalam sebuah keharmonisan.<br/> <br/>
Lagu ini sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menjaga rasa persaudaraan, mencintai tanah air, dan merayakan identitas Indonesia dengan penuh optimisme.
<div>
<p><strong>Baca Juga :</strong></p>
<h3><a href=”https://www.medcom.id/hiburan/musik/zNAda18K-eksklusif-cerita-the-panturas-tampil-di-luar-negeri-bak-timnas-indonesia”>Eksklusif: Cerita The Panturas Tampil di Luar Negeri bak Timnas Indonesia</a></h3>
</div>
<h2>Penampilan Musisi Lain di Istana Negara</h2>
Selain Angel Pieters, rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Istana Negara juga dimeriahkan sejumlah musisi dan penyanyi Tanah Air.<br/> <br/>
Kris Dayanti dan Melly Goeslaw tampil berkolaborasi membawakan lagu “Indonesia Jaya” dan “Indonesia Pusaka”. Lea Simanjuntak membawakan “Negeriku”.<br/> <br/>
Penampilan lainnya turut diisi sinden cilik Savia Aulia serta musisi asal Indonesia Timur, Juan Reza, yang membawakan lagu “Pica-Pica”.<br/> <br/>
Musisi Verry Klau juga turut tampil dengan membawakan lagu “Lu Kenal Veronica Ko”, menambah semarak rangkaian perayaan kemerdekaan Indonesia di Istana Negara.<br/> <br/>
<br/> <br/>
<br/> <br/>
<br/> <br/>
<br/> <br/>
<br/> <br/>
<br/> <br/><a href=”https://www.google.com/preferences/source?q=https://www.medcom.id”><span>Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda</span></a><div>(ELG)</div> </div>
➡️ Baca Juga: Menaker Yassierli Tingkatkan Layanan JKP, Pelatihan, dan Akses Pasar Kerja
➡️ Baca Juga: Isak Kembali Berlatih Menjelang Laga Panas Liverpool vs Man City




