DPRD DKI Usulkan Pelajar Jadi Penerima KLG untuk Dukung Penggunaan Transportasi Umum

Jakarta – Dalam upaya untuk meningkatkan aksesibilitas dan penggunaan transportasi umum di Jakarta, DPRD DKI Jakarta mengajukan usulan untuk memasukkan pelajar ke dalam kategori penerima Kartu Layanan Gratis (KLG). Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan transportasi publik sekaligus membiasakan generasi muda untuk menggunakan angkutan umum dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Usulan DPRD DKI untuk Pelajar
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengemukakan usulan tersebut setelah menghadiri rapat terkait pembahasan revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurut Nova, saat ini pelajar belum termasuk dalam 15 kategori yang telah ditetapkan sebagai penerima KLG.
Kategori Penerima KLG
“Saat ini hanya terdapat 15 kelompok yang berhak mendapatkan KLG, dan pelajar tidak termasuk di dalamnya,” ungkap Nova pada Selasa, 8 September.
Nova berpendapat bahwa pelajar memiliki alasan yang kuat untuk dimasukkan dalam kategori penerima KLG. Hal ini disebabkan oleh jaringan Transjakarta yang telah menjangkau berbagai wilayah di Jakarta, dengan banyak halte yang terletak dekat dengan sekolah-sekolah, memudahkan pelajar dalam berangkat dan pulang dari sekolah.
Peluang Penggunaan Transportasi Umum
“Kami merekomendasikan agar pelajar dimasukkan dalam kategori KLG,” tegas Nova.
Ia memberikan contoh kawasan Tebet, yang memiliki sejumlah sekolah dan akses yang baik ke jaringan Transjakarta. Keberadaan halte-halte tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik di kalangan pelajar serta memaksimalkan fasilitas transportasi yang sudah ada di Jakarta.
Manfaat Bagi Pelajar
“Tujuannya adalah untuk memaksimalkan pemanfaatan transportasi yang tersedia di DKI Jakarta,” jelas Nova lebih lanjut.
Menurut Nova, memberikan layanan gratis bagi pelajar melalui Transjakarta bisa menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan dengan bus sekolah. Cakupan rute Transjakarta yang luas dianggap lebih efisien untuk mengakomodasi perjalanan pelajar yang tidak terjangkau oleh bus sekolah.
- Rute Transjakarta menjangkau hampir semua area Jakarta.
- Pelajar mendapatkan akses lebih mudah ke transportasi umum.
- Penggunaan transportasi umum dapat mengurangi kemacetan.
- Memperkenalkan kebiasaan menggunakan angkutan umum sejak dini.
- Memberikan solusi transportasi yang lebih hemat bagi orang tua.
Inklusi untuk Semua Pelajar
Usulan ini tidak hanya ditujukan untuk pelajar yang sudah memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) atau Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Nova menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada seluruh pelajar untuk menggunakan transportasi umum secara gratis, dengan skema dan kategori yang masih dapat dibahas lebih lanjut.
“Setiap pelajar seharusnya bisa mendapatkan akses ini. Kita ingin membiasakan mereka untuk menggunakan kendaraan umum,” tegasnya.
Manfaat Jangka Panjang
Nova percaya bahwa implementasi kebijakan ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas jika diterapkan secara efektif. Selain mendukung mobilitas siswa, akses transportasi gratis diharapkan dapat menanamkan kebiasaan positif menggunakan angkutan umum sejak usia dini.
Kaji Kesiapan Teknis
Lebih lanjut, Nova mendorong Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transportasi Jakarta untuk melakukan kajian mendalam terhadap usulan ini. Kajian tersebut diperlukan untuk menilai kesiapan teknis serta kemampuan layanan Transjakarta dalam menghadapi peningkatan jumlah pengguna dari kalangan pelajar.
Pentingnya Perhatian untuk Pelajar
Nova menganggap pelajar sebagai salah satu kelompok pengguna potensial yang perlu diperhatikan dalam pengembangan sistem mobilitas Jakarta. Termasuk pelajar dalam kategori penerima KLG dapat menjadi langkah inovatif untuk memperluas penggunaan transportasi umum di ibu kota.
Dengan adanya usulan ini, diharapkan pelajar di Jakarta tidak hanya mendapatkan akses yang lebih baik terhadap transportasi publik, tetapi juga membangun kebiasaan positif yang akan bermanfaat bagi mereka di masa depan. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih terintegrasi dalam penggunaan transportasi umum di Jakarta.
➡️ Baca Juga: Pilihan HP Poco RAM 8GB dengan Kamera Berkualitas, Harga Mulai Rp1 Jutaan
➡️ Baca Juga: Harga BBM Indonesia Tetap Stabil Meski Harga Minyak Dunia Mengalami Lonjakan



