OJK Kalteng Laksanakan 118 Edukasi Keuangan untuk Ribuan Mahasiswa dan Pelajar hingga September 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah (Kalteng) berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Sejak awal tahun hingga September 2026, OJK Kalteng telah melaksanakan sejumlah 118 kegiatan edukasi keuangan yang berhasil menjangkau ribuan mahasiswa dan pelajar di berbagai kota dan kabupaten. Dengan meningkatnya pengetahuan keuangan, diharapkan para peserta dapat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Target dan Cakupan Edukasi Keuangan
Dalam periode ini, OJK Kalteng menargetkan berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pelajar di institusi pendidikan. Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menyatakan bahwa kegiatan ini mencakup berbagai universitas dan lembaga pendidikan di provinsi tersebut. Beberapa di antaranya meliputi:
- 200 mahasiswa dari STIE Muara Teweh, Barito Utara.
- 772 mahasiswa Universitas Palangka Raya.
- 250 mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri, Palangka Raya.
- 306 mahasiswa Universitas Islam Negeri Palangka Raya.
- 460 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Selain itu, OJK juga menjangkau mahasiswa di Universitas Antakusuma, Kotawaringin Barat, Universitas Darwan Ali, Kotawaringin Timur, serta pelajar dari Sekolah Rakyat di Kota Palangka Raya. Dengan kegiatan ini, OJK berharap dapat membangun kesadaran dan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Kegiatan Inklusi Keuangan
Selain fokus pada edukasi keuangan, OJK Kalteng juga melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung inklusi keuangan. Primandanu menjelaskan bahwa beberapa kegiatan tersebut antara lain:
- Pembukaan 400 rekening digital untuk pelajar di Sekolah Hasanka.
- Pembukaan 500 rekening asuransi bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
- Pendampingan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kapuas.
Kegiatan inklusi keuangan ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, terhadap produk keuangan yang bermanfaat. Dengan memiliki rekening bank dan asuransi, mereka dapat belajar tentang manajemen keuangan secara langsung.
Sosialisasi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC)
OJK Kalteng juga menyadari pentingnya perlindungan terhadap masyarakat dari penipuan transaksi keuangan. Dalam rangka itu, mereka telah melaksanakan sosialisasi mengenai Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) kepada pegawai Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri di seluruh kabupaten dan kota di Kalteng. IASC merupakan pusat yang dibentuk untuk menangani kasus-kasus penipuan di sektor keuangan, dan berfungsi membantu korban untuk melaporkan kejadian tersebut.
Beberapa fungsi utama IASC meliputi:
- Membantu melacak aliran dana hasil penipuan.
- Memfasilitasi pemblokiran rekening yang digunakan oleh pelaku penipuan.
- Memberikan dukungan dan informasi kepada korban untuk menangani laporan.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko penipuan keuangan.
- Menyediakan saluran komunikasi yang efektif antara masyarakat dan otoritas terkait.
Dengan adanya inisiatif ini, OJK Kalteng berupaya menciptakan lingkungan keuangan yang lebih aman dan transparan bagi seluruh masyarakat.
Manfaat Edukasi Keuangan bagi Mahasiswa dan Pelajar
Melalui program edukasi keuangan yang dilakukan oleh OJK Kalteng, banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh mahasiswa dan pelajar. Pertama, mereka mendapatkan pengetahuan yang penting mengenai pengelolaan keuangan pribadi, investasi, dan perencanaan keuangan. Hal ini menjadi sangat relevan mengingat tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Kedua, program ini juga membantu mereka untuk memahami produk keuangan yang tersedia, seperti tabungan, pinjaman, dan asuransi. Dengan pengetahuan tersebut, mereka dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka di masa depan.
Ketiga, edukasi keuangan juga dapat membangun sikap disiplin dalam mengelola uang. Mahasiswa dan pelajar diajarkan untuk menyusun anggaran, mencatat pengeluaran, dan menabung untuk kebutuhan di masa depan.
Peran OJK Kalteng dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
OJK Kalteng mengambil peran yang sangat penting dalam meningkatkan literasi keuangan di provinsi ini. Dengan berbagai program edukasi dan sosialisasi, OJK berupaya menjangkau masyarakat luas untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keuangan. Selain itu, dukungan dari berbagai mitra juga sangat membantu dalam mencapai tujuan tersebut.
OJK Kalteng terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan dan inklusi keuangan, sehingga dapat menciptakan generasi yang lebih siap dan berdaya saing. Dengan adanya program-program ini, diharapkan masyarakat Kalteng dapat lebih mandiri dan mampu mengelola keuangan dengan baik.
Kesimpulan
Melalui edukasi keuangan yang ditawarkan oleh OJK Kalteng, ribuan mahasiswa dan pelajar di provinsi ini mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengelola keuangan. Dengan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, OJK Kalteng berupaya membangun masyarakat yang cerdas dan bijak dalam menghadapi tantangan ekonomi. Dukungan dari semua pihak, termasuk lembaga pendidikan, akan sangat berpengaruh dalam mencapai tujuan ini. Masyarakat yang teredukasi dengan baik akan mampu membuat keputusan keuangan yang lebih baik dan berkontribusi pada perekonomian yang lebih stabil dan berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Daftar Nominasi FFI 2026: Siapa yang Akan Mengantongi Piala Citra?
➡️ Baca Juga: Perempuan Ini Akan Melakukan Aksi Dekat Istana Presiden, Simak Rencana yang Diajukan




