Warga Carita Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Korban Kapal Hilang di Hari Keempat Pencarian

Pada malam yang kelam di Dermaga Marina Carita, warga Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, berkumpul untuk menggelar doa bersama bagi keselamatan para korban kapal yang hilang. Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 11 September, dan menjadi momen penting untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga dari jurnalis dan kru kapal yang masih dalam pencarian. Dalam suasana haru, masyarakat menyalakan harapan dan kekuatan melalui pengajian yang diadakan sebagai bentuk solidaritas.

Apresiasi kepada Tim Pencari

Dalam momen ini, warga Desa Sukarame mengekspresikan rasa terima kasih mereka kepada Gubernur Banten Andra Soni dan seluruh anggota Tim SAR Gabungan yang telah berupaya keras dalam pencarian. Salah satu dari mereka adalah Heriyanto Bonsai, seorang pemandu kapal yang merupakan warga setempat dan saat ini masih dicari keberadaannya.

Ulasan Dukungan Masyarakat

Ketua RT 20/005 Desa Sukarame, Adhari Alis, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat menghargai perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan semua pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Dia menekankan pentingnya doa bersama sebagai bagian dari upaya mereka. “Kami berharap agar para jurnalis dan kru kapal dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya dengan penuh harapan.

Adhari melanjutkan, “Kami sampaikan terima kasih yang tulus kepada Gubernur Banten, Tim SAR Gabungan, TNI, Polri, dan semua relawan yang telah bersinergi dalam mencari saudara kami, Heriyanto.” Ucapan terima kasih tersebut mencerminkan rasa persatuan dan kepedulian masyarakat terhadap sesama.

Ikhtiar Melalui Doa Bersama

Doa bersama merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dilakukan masyarakat untuk mendukung proses pencarian. Harapan mereka adalah agar seluruh korban dapat segera ditemukan dengan selamat dan dalam kondisi baik. Sarifudin (72), seorang warga Kampung Shanghiang, Desa Sukarame, menjelaskan bahwa masyarakat telah rutin melakukan doa sejak malam pertama setelah mendengar kabar tentang hilangnya rombongan kapal.

Tradisi Doa Malam

“Kami selalu menanti kepulangan saudara-saudara kami yang hilang. Setiap malam, sejak malam Rabu, kami berkumpul di mushola masing-masing untuk melaksanakan doa bersama. Sudah tiga malam kami berdoa tanpa henti,” ungkap Sarifudin dengan nada penuh harapan.

Pada malam Jumat tersebut, warga kembali berkumpul di Dermaga Marina Carita, yang juga berfungsi sebagai Pos SAR Gabungan, untuk melanjutkan doa bersama. Suasana penuh harapan dan kebersamaan tersirat di wajah setiap orang yang hadir.

Peran Kepolisian dalam Operasi Pencarian

Kapolsek Carita, Supandi, turut serta dalam acara tersebut dan mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan lima jurnalis dan kru kapal yang hilang, serta untuk kesehatan dan kekuatan bagi semua personel yang terlibat dalam operasi pencarian.

Pentingnya Doa dan Dukungan Moral

“Malam ini, kita fokus untuk mengirimkan doa bagi keselamatan semua korban, serta untuk Tim SAR Gabungan agar diberikan kesehatan dan daya juang dalam melaksanakan misi pencarian ini,” kata Supandi, menegaskan pentingnya dukungan spiritual dalam situasi sulit ini.

Komitmen Pemerintah dalam Penanganan Darurat

Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Banten, Andra Soni, untuk memastikan kehadiran pemerintah dalam penanganan situasi darurat serta memberikan dukungan kepada keluarga yang tengah menunggu berita.

Memasuki hari keempat pencarian, operasi terus berlanjut dengan melibatkan berbagai unsur. Masyarakat setempat berharap agar dukungan dari pemerintah dan kerja keras Tim SAR Gabungan dapat membuahkan hasil positif, sehingga seluruh korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

➡️ Baca Juga: AMD Memimpin Standar Benchmarking GenAI melalui Endpoint MLPerf yang Inovatif

➡️ Baca Juga: Lampung Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla dan Kekeringan

Exit mobile version