TWC Perkenalkan Strategi Baru untuk Menarik Wisatawan ke Borobudur Selama Libur Lebaran 2026

Masyarakat saat ini semakin menyadari bahwa dunia pariwisata memerlukan inovasi dan adaptasi yang cepat. Destinasi wisata yang ingin tetap relevan harus mampu menghadirkan berbagai pembaruan dan program menarik guna memikat wisatawan sekaligus memastikan mereka merasa betah dan puas.
Pentingnya Inovasi dalam Sektor Wisata
Setiap destinasi perlu melakukan penataan yang rapi dan menyediakan fasilitas yang lengkap. Selain itu, pengalaman wisata yang interaktif menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Beberapa lokasi bahkan mulai menambahkan atraksi budaya, menyelenggarakan acara rutin, serta mengadopsi teknologi digital untuk mempermudah pengunjung dalam mengakses informasi yang mereka butuhkan.
Tidak hanya berfokus pada kedatangan wisatawan, tetapi juga penting untuk menciptakan pengalaman yang nyaman mulai dari saat kedatangan hingga kepergian. Pengalaman positif yang diperoleh akan membuat wisatawan ingin kembali mengunjungi destinasi tersebut, bahkan tanpa perlu disuruh.
Inovasi TWC untuk Liburan Lebaran 2026
PT Taman Wisata Candi (TWC) telah menyiapkan berbagai inovasi dan program baru yang ditujukan untuk menarik perhatian wisatawan selama libur Lebaran 2026 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Dengan pendekatan ini, TWC berharap dapat memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi pengunjung yang berlibur di salah satu situs warisan dunia ini.
Target Kunjungan yang Ambisius
Direktur Komersial PT TWC, Gistang Richard Panutur, mengungkapkan bahwa mereka menargetkan kunjungan sebanyak 83.000 wisatawan selama periode 10 hari libur Lebaran 2026. Rata-rata kunjungan harian diperkirakan berkisar antara 7.000 hingga 8.500 orang per hari, menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan perekonomian lokal.
Penyesuaian Jam Layanan untuk Kenyamanan Wisatawan
Untuk mencapai target tersebut, pengelola Candi Borobudur melakukan beberapa inovasi operasional. Salah satunya adalah penyesuaian jam layanan, di mana wisatawan sudah dapat memasuki kawasan candi pada sesi pertama pukul 08.00 WIB. Hal ini berbeda dengan hari biasa, di mana sesi pertama dimulai pada pukul 08.30 WIB.
Fokus pada Kelompok Prioritas
PT TWC juga berkomitmen untuk meningkatkan layanan bagi kelompok prioritas. Ini termasuk ibu hamil, penyandang disabilitas, lansia, dan pengunjung yang membawa bayi. Langkah ini diambil untuk memastikan semua pengunjung merasa nyaman saat berada di kawasan wisata yang bersejarah ini.
Program Baru untuk Meningkatkan Daya Tarik
Untuk menambah daya tarik, pengelola Candi Borobudur menghadirkan berbagai program baru. Salah satunya adalah Pasar Medang, yang menampilkan beragam kuliner lokal hasil kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Ini menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati cita rasa lokal sambil mendukung perekonomian masyarakat.
- Pasar Medang dengan kuliner lokal
- Hiburan tradisional di kawasan candi
- Kampung Seni Borobudur sebagai pusat seni dan budaya
Transportasi Ramah Lingkungan untuk Mobilitas Wisatawan
Dalam rangka mendukung mobilitas wisatawan, pengelola juga bekerja sama dengan mitra penyedia transportasi ramah lingkungan. Penyewaan skuter dan sepeda menjadi pilihan bagi pengunjung untuk menjelajahi area sekitar candi dengan lebih leluasa, khususnya di luar zona inti.
Proyeksi Kunjungan Selama Libur Lebaran
Pada hari pertama libur Lebaran 2026, tercatat sebanyak 7.900 pengunjung yang datang ke Candi Borobudur. Di hari berikutnya, hingga pukul 13.00 WIB, sekitar 7.500 wisatawan telah mengunjungi candi yang dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 ini. Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Gistang memperkirakan jumlah pengunjung akan mencapai 10.000 pada penutupan loket tiket pukul 17.30 WIB.
Puncak Kunjungan yang Diprediksi Tinggi
Data yang diperoleh oleh TWC menunjukkan bahwa tren kunjungan ke Candi Borobudur mengalami peningkatan yang signifikan. Puncak kunjungan diprediksi akan terjadi pada periode 22 hingga 24 Maret 2026, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur hari raya. Dalam kondisi normal, kunjungan ke Candi Borobudur pada hari biasa hanya mencapai sekitar 3.000 pengunjung.
Inisiatif yang dilakukan oleh PT TWC diharapkan dapat menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan Borobudur 2026. Dengan berbagai program menarik dan inovasi dalam pelayanan, diharapkan destinasi ini dapat terus bersaing dan menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan dan keunikan Candi Borobudur.
➡️ Baca Juga: Rachel Vennya Mengakui Komunikasi yang Kurang Baik dengan Okin Mempengaruhi Cara Mereka dalam Mengasuh Anak
➡️ Baca Juga: Gaya Hidup Sehat Menciptakan Keseimbangan Optimal untuk Tubuh Anda




