TP PKK Kota Makassar Selenggarakan Capacity Building untuk Kuatkan Ekonomi dan Lindungi Anak

MAKASSAR – Dalam upaya memperkuat fondasi ekonomi keluarga dan melindungi anak-anak, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar mengadakan kegiatan capacity building. Event ini dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober, dengan tujuan utama untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme para kader di lapangan.

Pentingnya Capacity Building bagi Kader PKK

Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menekankan bahwa capacity building merupakan sarana vital untuk memperkuat kepemimpinan, membangun sinergi antar kader, serta meningkatkan semangat dalam menggerakkan program-program PKK. “PKK memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat karena kita terlibat langsung dengan keluarga dan komunitas. Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan para kader dapat lebih adaptif dan profesional dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya dalam acara bertema “Komunikasi Efektif, Santun, Transparan, dan Kolaboratif di Setiap Jenjang Kepengurusan”.

Melinda menjelaskan bahwa keberadaan PKK sangat strategis dalam mengatasi berbagai isu yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat, seperti:

Adaptasi dan Inovasi dalam Program PKK

Melinda juga menekankan pentingnya para kader PKK, serta pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Pokja Bunda PAUD untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kader saat ini dituntut untuk:

“Belajar agar kita terus berkembang. Bergerak agar program tidak berhenti pada perencanaan. Berkolaborasi karena pembangunan tidak dapat dilakukan seorang diri. Dan memberikan manfaat karena pada akhirnya ukuran keberhasilan PKK adalah sejauh mana keberadaan kita benar-benar dirasakan oleh keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Interaksi dan Kolaborasi dalam Capacity Building

Melinda berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk mendengarkan materi, tetapi juga untuk aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, serta saling memperkuat satu sama lain. Ia juga menekankan pentingnya membawa pulang ide-ide baru yang dapat diterapkan di wilayah masing-masing.

Lebih lanjut, Melinda mendorong terjalinnya koordinasi yang lebih kuat antara TP PKK di tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. “Kekuatan PKK tidak hanya diukur dari banyaknya program yang ada, tetapi juga dari soliditas kader, komunikasi yang baik, dan kemampuan untuk bekerja bersama,” paparnya.

Membangun PKK yang Responsif

Melinda mengajak seluruh kader untuk bersama-sama membangun PKK Kota Makassar yang semakin profesional, inovatif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Mari kita menjadi penggerak perubahan di keluarga dan lingkungan kita masing-masing,” pungkasnya.

Peran Narasumber dalam Kegiatan Capacity Building

Kegiatan capacity building ini menghadirkan Ratih Sanggarwaty sebagai narasumber utama. Ratih, yang menjabat sebagai Ketua Umum Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI), dikenal luas karena keterlibatannya dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga, serta penguatan kapasitas masyarakat. Dalam materinya, Ratih membahas penguatan etika berorganisasi dan pentingnya komunikasi yang efektif antara pengurus dan kader.

Dengan kehadiran para pengurus TP PKK, serta pengurus Dekranasda dan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang kolaborasi dan pengembangan kapasitas yang bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat.

Manfaat Capacity Building untuk Ekonomi Keluarga

Capacity building yang dilakukan oleh TP PKK Kota Makassar bukan hanya sekedar pelatihan, tetapi merupakan langkah strategis untuk menyiapkan kader yang mampu menghadapi tantangan ekonomi keluarga. Dalam konteks ini, fokus pada ekonomi anak menjadi sangat penting, karena generasi mendatang memerlukan fondasi yang kuat untuk tumbuh dan berkembang.

Beberapa manfaat dari capacity building dalam konteks ekonomi keluarga meliputi:

Strategi Implementasi Capacity Building

Agar capacity building dapat berjalan efektif, diperlukan strategi yang jelas dan terukur. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:

Mendorong Keberlanjutan Program PKK

Keberlanjutan program-program yang dihasilkan dari capacity building sangat bergantung pada komitmen semua pihak yang terlibat. Dalam hal ini, kader PKK diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga penggerak perubahan yang aktif di komunitas mereka.

Melinda Aksa menekankan bahwa keberhasilan program-program PKK dapat diukur dari dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat. “Kita perlu memastikan bahwa setiap program yang kita jalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang signifikan,” ujarnya.

Menjaga Komunikasi yang Efektif

Pentingnya komunikasi yang efektif dalam organisasi PKK juga tidak dapat diabaikan. Melalui komunikasi yang baik, kader dapat bertukar informasi, membangun kerjasama, dan mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi. Dengan demikian, komunikasi yang santun, transparan, dan kolaboratif menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama.

Kesimpulan: Mewujudkan Ekonomi Keluarga yang Kuat

Dari kegiatan capacity building yang diadakan oleh TP PKK Kota Makassar, terlihat jelas bahwa penguatan kapasitas kader tidak hanya berdampak pada diri mereka sendiri, tetapi juga pada ekonomi keluarga dan perlindungan anak. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan program-program yang dihasilkan dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan di masyarakat. Mari kita dukung upaya ini demi masa depan yang lebih baik bagi keluarga dan anak-anak kita.

➡️ Baca Juga: Kemenbud, BRWA, dan AMAN Kolaborasi Data 3.857 Komunitas Adat untuk Percepat Pengakuan Hak

➡️ Baca Juga: 329 Tim Ikut Kompetisi Coding dan Robotik GreenMech Regional 2026, Intip Daftar Pemenangnya!

Exit mobile version