pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
Olahraga

Torino vs AS Roma: Roma Raih Kemenangan 2-0 dan Kukuhkan Posisi Teratas Serie A

AS Roma terus menunjukkan performa impresif mereka dalam kompetisi Serie A 2026/2027. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico Grande Torino pada malam hari, Senin (14/9/2026), tim yang dikenal sebagai I Lupi berhasil meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Torino. Dua gol yang dicetak oleh Donyell Malen dan Niccolo Pisilli mengukuhkan posisi Roma di puncak klasemen dengan total 12 poin dari empat pertandingan. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Roma, terutama setelah hasil imbang 1-1 mereka melawan Fenerbahce di Liga Champions sebelumnya.

Dominasi Roma Sejak Awal Pertandingan

Sejak awal laga, AS Roma mengambil alih kendali permainan. Mereka langsung melancarkan serangan dengan intensitas tinggi, berusaha memecah kebuntuan sebelum turun minum. Meskipun Roma mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang, Torino mampu menghadang serangan-serangan tersebut dengan disiplin. Namun, tekanan yang terus menerus akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama.

Gol Pertama oleh Donyell Malen

Pada menit ke-40, Paulo Dybala berhasil memberikan umpan terobosan yang cemerlang. Saat bola berusaha dipotong oleh pemain belakang Torino, justru jatuh ke kaki Donyell Malen. Tanpa ragu, Malen melepaskan tembakan keras yang tidak bisa dijangkau oleh kiper Lucas Perri. Gol ini membuat AS Roma menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0, memberikan mereka momentum yang diperlukan untuk melanjutkan dominasi di babak kedua.

Pertahanan Disiplin Roma

Memasuki babak kedua, Torino berusaha untuk meningkatkan intensitas permainan mereka. Pelatih Ignazio Abate melakukan beberapa perubahan strategis, termasuk memasukkan Duvan Zapata untuk menambah daya serang timnya. Meskipun begitu, lini belakang Roma yang dikomandoi oleh Gianluca Mancini, Leonardo Balerdi, dan Mario Hermoso tampil sangat solid. Mereka mampu mengatasi berbagai ancaman yang dilancarkan oleh tuan rumah dan menjaga gawang mereka tetap perawan.

Keberhasilan Niccolo Pisilli

Di masa tambahan waktu, tepatnya pada menit ke-90+3, Niccolo Pisilli menambah keunggulan Roma dengan mencetak gol kedua. Gol ini sangat spesial bagi Pisilli, yang dipercaya untuk tampil sebagai starter untuk pertama kalinya di musim ini. Setelah menerima umpan dari serangan balik, Pisilli dengan tenang menaklukkan kiper Torino untuk mengunci kemenangan 2-0 bagi Roma.

Posisi Roma di Puncak Klasemen

Kemenangan ini memastikan bahwa AS Roma tetap sempurna di Serie A dengan mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan. Mereka kini bertengger di puncak klasemen, sementara Torino terpaksa puas berada di peringkat ke-14 dengan hanya tiga poin dari empat laga yang telah dilalui. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi Torino, terutama setelah mereka meraih kemenangan perdana mereka melawan Fiorentina sebelumnya dengan skor 2-1.

Statistik Pertandingan

Berikut adalah beberapa statistik menarik dari pertandingan Torino vs AS Roma:

  • AS Roma memiliki penguasaan bola sebesar 62% selama pertandingan.
  • Jumlah tembakan Roma mencapai 15, dengan 8 di antaranya tepat sasaran.
  • Torino hanya berhasil melepaskan 5 tembakan, dengan 2 yang mengarah ke gawang.
  • Jumlah pelanggaran yang dilakukan Roma adalah 12, sementara Torino 10.
  • Roma berhasil melakukan 3 kali offside selama pertandingan.

Susunan Pemain dan Taktik

Kedua tim menurunkan pemain-pemain terbaik mereka dalam laga ini. Berikut adalah susunan pemain yang diturunkan oleh masing-masing tim:

Susunan Pemain Torino

  • Lucas Perri; Rafik Belghali (Alessio Cacciamani 46′)
  • Eray Comert, Saul Coco, Pietro Comuzzo, Niccolo Fortini (Ricardo Rodriguez 73′)
  • Gvidas Gineitis (Daniel Braganca 46′), Rolando Mandragora (Duvan Zapata 83′)
  • Kian Fritz-Jim (Emirhan Ilkhan 59′), Giovanni Simeone, Nikola Vlasic.

Susunan Pemain AS Roma

  • Mile Svilar; Gianluca Mancini, Leonardo Balerdi, Mario Hermoso;
  • Emanuele Lulli (Devyne Rensch 88′), Bryan Cristante (Manu Kone 64′)
  • Nicolo Pisilli, Nahuel Molina;
  • Paulo Dybala (Marten de Roon 64′), Matias Soule (Rodrigo Mora 57′), Donyell Malen (Santiago Castro 57′).

Analisis Pertandingan

Secara keseluruhan, pertandingan ini menunjukkan dominasi AS Roma yang sangat jelas. Mereka tidak hanya mampu mencetak gol, tetapi juga menampilkan permainan defensif yang solid. Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, berhasil menerapkan strategi yang efektif, memadukan serangan cepat dengan pertahanan yang terorganisir.

Faktor Kunci Kemenangan Roma

Ada beberapa faktor yang menjadi kunci kemenangan Roma dalam pertandingan ini:

  • Umpan-umpan akurat dari lini tengah yang dikendalikan oleh Dybala.
  • Kemampuan Malen dan Pisilli dalam memanfaatkan peluang.
  • Pertahanan yang disiplin dan solid dari barisan belakang.
  • Penguasaan bola yang lebih dominan dibandingkan Torino.
  • Strategi pelatih yang berhasil memadukan serangan dan pertahanan dengan baik.

Kesimpulan: Langkah Awal yang Kuat untuk AS Roma

Kemenangan ini menunjukkan bahwa AS Roma siap bersaing di puncak Serie A musim ini. Dengan empat kemenangan berturut-turut, mereka menunjukkan bahwa tim ini bukan hanya sekadar pesaing, melainkan juga calon kuat juara. Di sisi lain, Torino perlu segera berbenah untuk memperbaiki performa mereka agar tidak terjebak di zona bawah klasemen. Laga-laga mendatang akan menjadi tantangan bagi kedua tim, dan penggemar sepak bola pasti tidak sabar untuk melihat bagaimana perjalanan mereka selanjutnya.

➡️ Baca Juga: OTT KPK ke-20 Tahun 2026: Dirjen ATR/BPN dan Dua Kepala Kantor Pertanahan Ditangkap

➡️ Baca Juga: Panduan Upacara Hardiknas 2026 di Sekolah: Waktu dan Susunan Acara Terlengkap

Related Articles

Back to top button