Perombakan Pelaksanaan TKA 2026 Jenjang SMA: Satu Hari Hanya Satu Mata Pelajaran

Perubahan besar akan terjadi dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA dan sederajat. Penyelenggara telah memutuskan untuk merombak format pelaksanaan tes yang sebelumnya dinilai terlalu padat dan memberatkan bagi para siswa. Inilah gambaran baru pelaksanaan TKA 2026 dan apa yang perlu Anda ketahui.
Perombakan Pelaksanaan TKA 2026 Jenjang SMA
Perubahan pertama dan paling signifikan dalam pelaksanaan TKA 2026 adalah format penjadwalan tes. Sebelumnya, pada TKA 2025, siswa diharuskan untuk mengerjakan tiga mata pelajaran wajib dalam satu hari, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Pada hari kedua, siswa kemudian menyelesaikan dua mata pelajaran pilihan.
Namun, berdasarkan pengumuman Rahmawati, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, pada 10 Maret 2026, jadwal pelaksanaan TKA 2026 akan lebih longgar. Siswa hanya perlu mengerjakan satu mata pelajaran per hari. “Hari pertama Bahasa Indonesia, hari kedua Bahasa Inggris, hari ketiga Matematika,” jelasnya.
Dengan perubahan ini, siswa memiliki waktu tiga hari untuk menyelesaikan mata pelajaran wajib. Sementara pada hari keempat, siswa akan mengerjakan mata pelajaran pilihan.
Pengertian TKA
TKA atau Tes Kemampuan Akademik adalah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku. TKA bersifat tidak wajib, artinya siswa memiliki kebebasan untuk mengikutinya tanpa ada paksaan.
Asesmen ini diperuntukkan bagi mereka yang merasa siap dan membutuhkannya. Seluruh proses TKA diselenggarakan tanpa pungutan biaya, dibiayai sepenuhnya oleh negara atau pemerintah daerah untuk memastikan setiap siswa memiliki akses yang setara tanpa hambatan ekonomi.
Tujuan dan Kegunaan TKA
TKA hadir untuk menjawab tantangan penilaian yang beragam antar sekolah dengan menyediakan bentuk penguatan capaian akademik siswa yang objektif dan terstandar. Hasil TKA dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya, termasuk jalur prestasi masuk SMP maupun SMA/SMK sesuai kebijakan masing-masing pemerintah daerah.
TKA juga dimaksudkan untuk melengkapi sistem penilaian yang ada saat ini, bukan menggantikan penilaian oleh satuan pendidikan. Oleh karena itu, hasil TKA tidak menentukan kelulusan dari satuan pendidikan, kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing.
Mata Pelajaran dalam TKA SMA/SMK
Untuk pelaksanaan TKA kelas 12/SMA/MA/Paket C dan SMK/MAK serta kelas 13 SMK program 4 tahun, berikut adalah mata pelajaran yang akan diuji:
Mata pelajaran wajib adalah Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Selanjutnya, siswa dapat memilih dua mata pelajaran pilihan, antara lain:
- Matematika lanjutan
- Bahasa Indonesia lanjutan
- Fisika
- Kimia
- Biologi
- Sosiologi
- Geografi
- Sejarah
- Antropologi
- PPKn/Pendidikan Pancasila
- Bahasa Arab
- Bahasa Prancis
- Bahasa Jepang
- Bahasa Korea
- Bahasa Mandarin
- Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
- Ekonomi
- Bahasa Jerman
Soal yang diberikan dalam TKA berbentuk soal objektif dengan pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks.
Perombakan pelaksanaan TKA 2026 jenjang SMA ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tes. Dengan penjadwalan yang lebih longgar, diharapkan siswa dapat lebih fokus dan tenang dalam mengerjakan setiap mata pelajaran.
➡️ Baca Juga: Joshua Kimmich Apresiasi Mentalitas Perkasa Bayern Munich dalam Kemenangan 6-1 Atas Atalanta di Liga Champions
➡️ Baca Juga: Harry Styles Ungkap Inspirasi di Balik Lagu ‘American Girls’




