Temukan 5 Properti Terjangkau di Yogyakarta dengan Harga Mulai dari Rp130 Juta

Daerah Istimewa Yogyakarta atau yang biasa dikenal dengan DIY, memiliki reputasi sebagai pusat kebudayaan dan sejarah di Pulau Jawa. Menariknya lagi, daerah ini juga menjadi tujuan wisata yang banyak diminati. Tidak hanya itu, Yogyakarta juga terus berkembang dengan menawarkan berbagai pilihan hunian yang menarik. Kemegahan sejarah dan tradisi yang kental, ditambah dengan suasana yang memadukan budaya dan gaya hidup modern, membuat Yogyakarta menjadi tempat yang ideal untuk ditinggali. Selain itu, nilai investasi properti di Yogyakarta juga semakin menarik seiring dengan keberadaan situs bersejarah dunia seperti Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Dengan beragam alasan tersebut, banyak orang yang mencari properti terjangkau di Yogyakarta. Berikut ini adalah lima pilihan properti terjangkau di Yogyakarta dengan harga mulai dari Rp130 juta.
Griya Piyaman Permai
Properti ini terletak di Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul. Pengembangannya dilakukan oleh PT Putra Adhi Tama. Griya Piyaman Permai menawarkan 181 unit rumah dengan dua pilihan tipe, yaitu:
- Tipe 36: harga Rp150 juta, dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 72 meter persegi.
- Tipe 30: harga Rp140 juta, dengan luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 72 meter persegi.
Setiap tipe dilengkapi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Selain itu, spesifikasi rumahnya meliputi atap genteng tanah liat, dinding hebel plester cat, lantai keramik 30×30, serta pondasi batu belah.
Kediaman Kartika Kusuma
Kediaman Kartika Kusuma berlokasi di Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul. Pengembangannya dilakukan oleh PT Sahid Putra Sehati. Properti ini menawarkan 127 unit rumah subsidi dengan dua tipe, yaitu:
- Tipe 30/60: harga Rp150 juta.
- Tipe Sederhana 30/60: harga Rp166 juta.
Setiap hunian memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasinya menggunakan rangka atap baja ringan dengan genteng logam, dinding hebel, lantai keramik, serta pondasi batu setempat.
Griya Asha Pulosari
Properti ini dikembangkan oleh PT Subidyo Timbul Sukses dan berada di Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Griya Asha Pulosari menawarkan 108 unit rumah subsidi dengan dua tipe, yaitu:
- Tipe 32/60: harga Rp162 juta, dilengkapi dua kamar mandi dan satu kamar tidur.
- Tipe 30/60: harga Rp166 juta, dilengkapi dua kamar mandi dan satu kamar tidur.
Spesifikasinya antara lain rangka atap baja ringan dengan genteng beton, dinding hebel atau bata ringan plester aci, lantai keramik 40×40, serta pondasi batu belah putih dengan struktur beton bertulang.
Desa Nawa Bangunjiwo
Desa Nawa Bangunjiwo berada di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul dan dikembangkan oleh Maro Anugrah Jaya. Properti ini menawarkan 101 unit rumah subsidi dengan harga mulai Rp130 juta. Setiap hunian memiliki luas bangunan 30 meter persegi di atas lahan 60 meter persegi, dilengkapi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasinya meliputi rangka atap baja ringan dengan genteng galvalum, dinding batako plester aci, lantai keramik 30×30, serta pondasi batu kali dengan struktur besi bertulang.
Grand Handayani Residence 4
Properti ini berlokasi di Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul dan dikembangkan oleh PT Santoso Cipta Sejahtera. Grand Handayani Residence 4 menawarkan 94 unit rumah dengan harga sekitar Rp166 juta. Setiap hunian memiliki luas bangunan 30 meter persegi di atas lahan 60 meter persegi, dilengkapi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasinya menggunakan rangka atap baja ringan dengan genteng beton, dinding hebel double wall aci cat, lantai keramik 40×40, serta pondasi batu belah.
➡️ Baca Juga: Menkes Raih Penghargaan Internasional untuk Program CKG Terbaru yang Inovatif
➡️ Baca Juga: Kemenag Dukung Pembatasan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun untuk Lindungi dari Konten Negatif



