Arsip Tag: Kendaraan Listrik

MG 4 EV Rakitan Indonesia Jadi Primadona di IIMS 2024, Begini Prospek Kendaraan Listrik di Indonesia

Jakarta, Kaurama – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 menjadi momentum bagi MG Motor Indonesia untuk menonjolkan posisinya dalam inovasi kendaraan listrik di Indonesia.

MG 4 EV yang dipamerkan di IIMS 2024 menandai titik balik besar industri otomotif Indonesia dengan produksi lokalnya.

MG 4 EV yang diproduksi secara lokal menunjukkan komitmen MG Motor Indonesia dalam mendukung Indonesia menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Baca Juga: Rel Turanga Vs Kereta CL Bandung Raya Tabrakan, Rekomendasi KNKT ke Dirjen Perkeretaapian dan PT KAI

Dengan desainnya yang canggih dan performa prima serta harga yang kompetitif Rp 433 juta, MG 4 EV menawarkan keterjangkauan yang lebih besar bagi konsumen Indonesia untuk beralih ke kendaraan listrik.

Langkah ini mendukung inisiatif pemerintah untuk mendorong elektrifikasi kendaraan.

Presiden Joko Widodo pun mengunjungi stand MG dan langsung menjajal MG 4 EV yang dirakit di dalam negeri.

Hal ini menjadi tanda kuatnya dukungan pemerintah terhadap inovasi dan produksi kendaraan listrik di Indonesia.

Baca Juga: Hari ini, 17 Februari: Hyundai Hillstate vs Expressway High-Pass Game 29, babak kelima, head-to-head dan klasemen

Hal ini menegaskan komitmen MG untuk berkontribusi terhadap pengembangan industri otomotif lokal dan mempercepat transisi menuju mobilitas berkelanjutan.

Presiden Joko Widodo pun langsung mengucapkan terima kasih atas inisiatif MG Motor Indonesia yang memproduksi kendaraan listrik dalam negeri.

Direktur Pemasaran dan Humas MG Motor Indonesia Arif Syrifudin mengatakan peluncuran ajang otomotif bergengsi ini menandai langkah majunya revolusi industri otomotif tanah air, mencerminkan antusiasme masyarakat Indonesia yang luar biasa terhadap evolusi kendaraan listrik. negara

MG 4 EV adalah crossover serba listrik yang menawarkan kombinasi desain futuristik dinamis dan performa canggih.

Hyundai Ioniq 5 N Jadi Finalis World Car Awards 2024

Kaurama, JAKARTA – Hyundai Ioniq 5 N masuk dalam tiga besar mobil World Car Awards yang diumumkan pada World Car Awards 2024 dalam upacara di Geneva International Motor Show. Mobil listrik asal Korea Selatan ini masuk dalam kategori World Performance Car 2024.

Untuk informasi; World Car Awards sendiri merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diikuti lebih dari 100 juri internasional. Dimana pengujian dilakukan untuk mengkualifikasi kendaraan berdasarkan kategori yang berbeda.

Kedatangan unit Hyundai Ioniq 5 N disebut-sebut mencerminkan pesatnya pertumbuhan perusahaan di kancah global. Ya, ini bukan pertama kalinya perusahaan mobil asal Korea Selatan menjadi sorotan dalam penghargaan ini.

Sebelumnya, Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 menjadi mobil terbaik dunia pada tahun 2022 dan 2023 masing-masing World Electric Vehicle dan World Car Design of the Year.

Pemenang akhir Penghargaan Mobil Dunia 2024 akan diumumkan pada upacara penghargaan langsung di New York International Auto Show (NYIAS) 2024 pada 27 Maret 2024.

Ioniq 5 N pertama kali diperkenalkan pada Juli 2023. Ini menjadi langkah awal strategi elektrifikasi N Hyundai memasuki divisi performa.

Mobil ini mewakili segmen baru mobil listrik berperforma tinggi dengan teknologi baru dan performa tinggi di trek balap.

Inovasi tersebut berupa Electric Global Modular Platform (E-GMP) milik Hyundai Motor Group, yang dipadukan dengan teknologi turunan dari pengembangan N motorsport.

Keahlian elektrifikasi “Rolling Labs” N juga telah dimanfaatkan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi.

Ioniq 5 N memiliki panjang 4.715 mm; Dimensinya lebar 1.940 mm dan tinggi 1.585 mm. Jarak antar gandar adalah 3.000 mm, yang menjamin stabilitas lebih baik.

Di bagian belakang sasis tersemat dua buah motor listrik berkekuatan total 601 hp dan torsi maksimal 770 Nm. Masih bisa berakselerasi cepat berkat fungsi N Grin Boost yang menghasilkan tambahan 40 hp saat aktif. Artinya totalnya ada 641 ekor kuda.

Akselerasi 0 hingga 100 km/jam hanya membutuhkan waktu 3,4 detik. Sayangnya, kecepatan tertinggi dibatasi secara elektronik hingga 260 km/jam. Kitchen runner ini ditenagai oleh listrik 84 kWh.

Berdasarkan standar WLTP, jangkauan berlayar bisa mencapai 507 km. Sementara itu, pengisian daya mendukung pengisian cepat 800V.

Fitur-fiturnya tidak kuat. Sistem pengereman N-tuned dengan konfigurasi cakram besar; bahan ringan kaliper gabungan 4 piston, tahan panas tinggi dan bantalan rem gesekan tinggi.

Sumber: Oto.com

Dapat Insentif, Stellantis Boyong Mobil Listrik Citroen Masuk Indonesia

Kaurama, Deputi Bidang Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Kelautan dan Investasi (Kemenko Marves), Rachmat Kaimuddin, menyatakan ada perusahaan manufaktur mobil internasional, Stellantis, yang tertarik memboyong kendaraan listrik Citroen ke Indonesia.

Rachmat mengatakan Stelantis tertarik dengan program subsidi impor gratis yang tertuang dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2023 yang merupakan peninjauan kembali Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Baterai (KBLBB).

Rencananya, Stellantis akan mendatangkan unit utuh (CKD) merek Citroen yang akan dirakit di Indonesia mulai Juli 2024.

“Misalnya Citroen masuk, merek apa pun, Stellantis, katanya mau produksi 1 Juli 2024. Artinya pakai peralatan yang ada, tapi dia bawa CKD ke sini, di sini sudah ada perakitnya,” kata Rahmat. Pada konferensi pers update dan promosi investasi KBLBB bagi pemangku kepentingan, di Park Hyatt Jakarta, Jumat (3/1/2024).

Diketahui, pemerintah memberikan waktu kepada perusahaan untuk memastikan program promosi bebas impor CBU kendaraan listrik hingga akhir tahun 2025. Nantinya, setelah produksi selesai pada Juli 2024, Stellantis akan berhenti menerima insentif tersebut.

Jadi, amanahnya hanya akan digunakan beberapa bulan saja, ujarnya.

Senada, Asisten Pengembangan Iklim Investasi Kementerian Investasi/BKPM, Iwan Suryana menambahkan, Dewan Nasional PT sudah melakukan pendekatan kepada pemerintah untuk menyampaikan permintaan terkait penggunaan kendaraan bermotor listrik.

“Kami mendapat satu permohonan dari PT National Assemblers, itu dari India tapi pemegang merek mobil Eropa Citroen. Jadi kami masuk satu dan sedang kami proses,” kata Ivan.

Iwan yakin dengan keterlibatan pabrikan mobil Eropa Citroen, program promosi impor CBU ini akan banyak diminati oleh produsen mobil.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat jumlah kendaraan listrik baterai roda dua (KBLBB) di Indonesia meningkat sebesar 262 persen pada tahun 2023, yakni sebanyak 62 ribu unit dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 17 ribu unit.

Direktur Industri Maritim, Transportasi dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian R Hendro Martono mengatakan kenaikan tersebut berkat suksesnya program bantuan pemerintah untuk pembelian KBLBB roda dua.

“Jumlah KBLBB roda dua di Indonesia pada tahun 2023 meningkat sebesar 262 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Hendro dalam konferensi pers update dan promosi investasi KBLBB kepada pemangku kepentingan di Park Hyatt Jakarta, Jumat. (3/1/2024).

Selain itu, juga terjadi peningkatan populasi CBB baik roda empat maupun mobil pada tahun 2023 yang meningkat sebesar 43 persen pada tahun 2023 menjadi 12 ribu unit dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 8 ribu unit.

Ia mengatakan, meski pemerintah mengeluarkan berbagai program insentif, bonus tersebut dinilai belum cukup untuk memajukan KBLBB.

Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan program insentif baru yaitu program pajak impor dan program insentif PPnBM untuk CBU dan CKD dengan nilai TKDN sesuai persyaratan peta jalan, disesuaikan dengan peta pembangunan spesifik, dan kondisi memperhitungkan internal. . Tingkat keseimbangan. Untuk kendaraan listrik baterai.

“Meski pemerintah mengeluarkan beberapa program insentif, namun bonus tersebut tidak cukup untuk meningkatkan penyebaran KBLBB sehingga pemerintah mengeluarkan program insentif baru,” ujarnya.

Lakukan Ini Biar Baterai Mobil Listrik Berumur Panjang

Kaurama, Jakarta – Masih banyak masyarakat yang ragu menggunakan mobil listrik sebagai alat transportasi sehari-hari. Infrastruktur yang dinilai kurang memadai menjadi salah satu alasan mereka ragu melakukan perubahan tersebut.

Namun, masih sedikit sekali masyarakat yang menggunakan mobil listrik. Mereka yang pernah menggunakan mobil listrik mengaku menikmati manfaat kendaraan tanpa emisi tersebut, mulai dari insentif pembelian pemerintah, biaya yang lebih terjangkau dibandingkan membeli bensin, hingga terbebas dari sistem genap.

Namun, sebagai pengguna baru mobil listrik, Anda mungkin khawatir akan kehabisan daya baterai saat berada di jalan. Jadi ketika menemukan stasiun pengisian daya, segera isi agar baterai selalu penuh.

Tatsuya Mikami selaku kepala penasihat, purna jual dan teknis BYD Auto Japan menganggap praktik ini tidak pantas.

Ia merekomendasikan pengisian kendaraan listrik saat persentase baterai berada di kisaran 30 persen.

“Sebagai pengguna (kendaraan listrik) boleh khawatir jika baterainya tidak 100 persen dan langsung diisi (saat daya baterai turun) tidak disarankan. Misalnya menempuh jarak 10 km dari rumah ke kantor lalu melakukan charge lagi atau sebaliknya,” jelas Mikami di IIMS 2024 Arena, akhir pekan lalu.

Ia juga menambahkan, rekomendasi pengisian baterai dijelaskan dalam buku manual setiap kendaraan yang dibeli.

“Bagi pengguna manual, disarankan untuk mengisi baterai saat sudah mencapai 30%. Manfaatnya akan terasa dari efisiensi penggunaan baterai dan memperpanjang umurnya,” kata Mikami.

Sekadar informasi, seluruh aki kendaraan listrik BYD menggunakan desain Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang tidak menggunakan nikel, kobalt, dan mangan. Tapi mengandung litium, besi dan fosfor.

BYD menggunakan apa yang BYD sebut sebagai baterai blade. Baterai berbentuk pisau ini memiliki lima (5) keunggulan seperti keamanan super, kekuatan super, ketahanan jarak tempuh super, masa pakai super, dan struktur tenaga super yang memperkuat baterai.

Dikatakan bahwa baterai bilah telah lulus uji keamanan paling ketat dan berhasil melewati persyaratan uji penetrasi paku, yaitu uji keamanan baterai yang sangat ketat dan dianggap sebagai tantangan terberat.

Selama uji penetrasi paku, baterai bilah tidak menghasilkan asap atau api dan suhu permukaan hanya mencapai 30 hingga 60 derajat Celcius.

Baterai ini juga mampu bertahan dalam kondisi pengujian ekstrem lainnya, seperti bengkok, panas hingga 300 derajat Celcius, dan tertimpa beban 260% dari berat baterai.

Demi Manjakan Pelanggan EV, Wuling Tambahkan Program Worry Free dengan Extensive Free Maintenance

Kaurama, JAKARTA – Wuling Motors (Wuling) mengumumkan program tambahan bebas rasa khawatir bagi pelanggan yang membeli Air EV atau BinguoEV selama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024.

Program yang diberi nama ‘Extracted Free Maintenance’ ini membuat konsumen mobil listrik Wuling semakin nyaman dari segi biaya kepemilikan.

BACA JUGA: Promosi Wuling Binguo EV dan Air ev di IIMS 2024

Keuntungan dari perawatan komprehensif gratis adalah gratis biaya perawatan berkala sebanyak 16 kali lipat sesuai interval atau jangka waktu yang disebutkan dalam buku servis.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Wuling Motors Dian Asmahani mengatakan, program perawatan gratis komprehensif ini diperkenalkan untuk meningkatkan kenyamanan biaya kepemilikan (COO) rendah bagi konsumen kendaraan listrik Wuling, baik Air EV maupun BinguoEV.

BACA JUGA: Wuling Cloud EV Akan Diluncurkan di IIMS 2024, Punya Jangkauan 505 KM

“Pelanggan bisa lebih berhemat dengan memiliki mobil listrik Wuling karena biaya perawatan berkala diberikan gratis,” kata Dian Asmahani.

Ia berharap melalui program ini konsumen dapat semakin menikmati pengalaman berkendara Wuling EV sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.

BACA JUGA: IIMS 2024, Penampilan Cloud EV Menarik Perhatian Pecinta Mobil Wuling

Dian mengatakan konsumen yang ingin mendapatkan program gratis perawatan komprehensif bisa mendapatkannya dengan membeli Air EV atau BingguoEV di IIMS 2024 hingga 29 Februari.

Program ini merupakan layanan perawatan berkala gratis yang mencakup 16 layanan dan penggantian suku cadang yang mengacu pada buku servis yang dikelola oleh masing-masing pemilik.

Untuk Air EV, perawatan komprehensif gratis berlaku hingga 8 tahun atau 150.000 kilometer dan BinguoEV hingga 15,5 tahun atau 155.000 kilometer (mana yang lebih dulu).

Tentunya ada syarat dan ketentuan yang harus diketahui oleh konsumen Air ev dan BingguoEV untuk memanfaatkan program khusus ini.

Pertama, konsumen wajib melakukan perawatan kendaraan listriknya di bengkel resmi dalam jaringan diler Wuling.

Kedua, kendaraan listrik konsumen harus menggunakan suku cadang resmi Wuling.

Ketiga, konsumen secara rutin melakukan perawatan berkala sesuai jadwal perawatan yang ada di buku servis.

Program tenaga kerja gratis yang komprehensif ini melengkapi layanan purna jual yang sebelumnya tersedia untuk Air EV dan Binguo EV, yaitu Garansi Komponen Seumur Hidup Core EV.

Program tersebut berupa garansi seumur hidup terhadap komponen utama kendaraan listrik yang terdiri dari tenaga baterai, transmisi mesin, dan unit kendali mesin.

Tentunya program ini mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.

Direktur purna jual Wuling Motors Maulana Hakim menambahkan, kedua program ini, baik gratis perawatan komprehensif maupun garansi seumur hidup pada komponen-komponen penting EV, merupakan wujud komitmen Wuling sebagai produsen kendaraan listrik handal di Indonesia untuk selalu memberikan nilai tambah bagi pengguna kendaraan listriknya. . .

“Dengan dua program ini, konsumen Wuling Air EV dan Wuling BinguoEV hanya perlu mengeluarkan uang untuk mengisi daya. Mereka tidak perlu lagi khawatir dengan komponen utama EV dan juga gratis biaya perawatan berkala,” kata Maulana Hakim.

Sebagai tambahan informasi pada IIMS tahun ini, Wuling juga menampilkan total 13 unit di booth D8, hall D JIexpo Kemayoran.

Dimulai dari lini produk elektrifikasi yakni Air EV, BinguoEV, hingga kendaraan listrik ketiga Wuling yang akan diluncurkan nanti di Indonesia yakni Cloud EV.

Sedangkan segmen mobil ICE (internal Combustion Engine) terdiri dari Confero S, Cortez, dan Alvez. Lalu di kelas hybrid hadir New Almaz RS Hybrid.

Mengenai model produk yang bisa diuji pada IIMS 2024 terdiri dari Air EV, Binguo EV, Almaz dan Alvez. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA… Wuling hadirkan Spirit of Drive For A Green Life di IIMS 2024. Ada juga beberapa promosi

Permintaan Mobil Listrik Global Sedang Melesu, Apa Dampaknya?

Kaurama, JAKARTA — Meskipun banyak produsen dan pemasok mobil berinvestasi besar-besaran untuk masa depan mobil listrik, permintaan global terhadap mobil listrik saat ini melambat. Situasi ini berdampak signifikan, mulai dari pembatalan penawaran umum perdana, kebangkrutan, hingga pengurangan produksi.

“Memang benar laju pertumbuhan mobil listrik melambat sehingga menimbulkan sejumlah ketidakpastian. Kami akan memproduksi sesuai permintaan,” jelas CEO General Motors Mary Barra, Rabu (31/1/2024), dilansir Reuters.

Di masa lalu, GM telah mengurangi rencana memproduksi mobil listrik karena lesunya permintaan. Namun, Barra mengungkapkan bahwa GM terdorong oleh perkiraan industri yang menyebutkan penjualan kendaraan listrik di Amerika Serikat diperkirakan akan meningkat setidaknya 10% tahun ini, naik dari sebelumnya 7% pada tahun 2023.

Sejumlah produsen mobil listrik lainnya, termasuk Ford, juga mengalami situasi serupa. Seperti GM, tingkat pertumbuhan yang lebih lambat dari perkiraan telah mendorong Ford mengurangi produksi mobil listrik.

Di sisi lain, Elon Musk selaku CEO Tesla juga menyoroti perlambatan pertumbuhan penjualan kendaraan listrik pada tahun 2024. Faktanya, beberapa hari lalu saham Tesla kehilangan nilai pasar sekitar $80 miliar atau Rp 1,261 triliun. .

Menurut manajer portofolio ACR Alpine Capital Research Tim Piekowski, perlambatan pertumbuhan permintaan kendaraan listrik dipengaruhi oleh kekhawatiran konsumen terhadap sejumlah keterbatasan terkait kendaraan listrik. Keterbatasan tersebut antara lain terbatasnya stasiun pengisian kendaraan listrik dan minimnya fleksibilitas baterai kendaraan listrik pada suhu rendah.

“Kenyataannya adalah kurva adopsi (kendaraan listrik) akan melambat dan mendorong regulator penghematan bahan bakar,” jelas Pejhoski.

Beberapa perusahaan berencana menarik kembali…

Toyota Catatkan Penjualan 37.736 Kendaraan Elektrifikasi pada 2023

Kaurama, JAKARTA – PT Toyota-Astra Motor Company (TAM) pada tahun 2023 mencatatkan penjualan kendaraan listrik sebanyak 37.736 unit. Angka penjualan kendaraan listrik TAM pada tahun 2023 meningkat delapan kali lipat dari 4.436 kendaraan pada tahun 2022. Penjualan tersebut ditopang oleh model hybrid Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV.

“Peluncuran All New Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross mendapat perhatian positif masyarakat, khususnya model HEV (Hybrid Electric Vehicle),” kata Vice President PT TAM Henry Tanoto di Jakarta, Jumat, segera meningkatkan penjualan kendaraan listrik kami. .” (2 Februari 2024).

Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV merupakan model mobil hybrid Toyota yang diproduksi di Indonesia. Pada tahun 2023, Kijang Innova Zenix HEV menjadi model mobil listrik terlaris Toyota dengan total terjual 27.705 unit, disusul Yaris Cross HEV (5.476 unit) dan Corolla Cross HEV (1.217 unit).

Bapak Henry mengatakan: “Semoga pada tahun ini semakin lengkapnya pilihan model kendaraan baru Toyota, khususnya kendaraan listrik, dapat berkontribusi besar terhadap pertumbuhan penjualan kendaraan roda empat dan penyediaan berbagai jenis kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Sementara itu, Toyota bZ4X, model kendaraan listrik (BEV) pertama Toyota yang dijual di pasar India, mencapai rekor penjualan sebanyak 479 kendaraan pada tahun 2023.

Secara keseluruhan, angka penjualan kendaraan Toyota, termasuk Lexus, meningkat dari 332.443 kendaraan pada tahun 2022 menjadi 339.292 kendaraan pada tahun 2023. Pangsa pasar kendaraan PT TAM pun meningkat dari 31,7% pada tahun 2022 menjadi 33,7% pada tahun 2023.

Penjualan Mobil Listrik Meningkat, Unsur TKDN Diminta untuk Ditingkatkan

JAKARTA – Pemerintah Indonesia membuat kemajuan dalam mendorong adopsi kendaraan listrik (EV) melalui berbagai keringanan pajak, dengan harapan dapat meningkatkan daya saing negara di pasar EV global.

BACA JUGA – Hyundai meminta pemerintah memvariasikan subsidi untuk mobil listrik CKD dan CBU

Kebijakan insentif yang agresif tersebut mencakup pembebasan dan pengurangan pajak secara signifikan, mulai dari tax holiday hingga 20 tahun hingga pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk beberapa produk di industri kendaraan listrik.

Perubahan peraturan terkini khususnya Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 79 Tahun 2023, menekankan insentif bagi produsen BEV yang berkomitmen membangun pabrik di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan produksi lokal dan mengurangi ketergantungan impor. Kami berharap insentif ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan ekosistem EV berkelanjutan di Indonesia, termasuk peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Namun kebijakan ini juga membawa tantangan tersendiri. Pengenalan insentif untuk kendaraan listrik utuh (CBU) dapat memperluas pilihan model EV bagi konsumen Indonesia.

Namun, hal ini berisiko mengurangi penjualan kendaraan listrik lokal dan menunda pengembangan industri hulu, seperti pertambangan dan pemurnian, yang penting bagi ekosistem kendaraan listrik. Thailand, yang memiliki sumber daya mineral dan manusia untuk membangun fondasi kendaraan listrik yang kuat, adalah contoh yang baik untuk diikuti, karena negara tersebut telah berhasil membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih terintegrasi.

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gajja Mada (UGM) Fahmi Radhi mengatakan pemerintah harus berhati-hati agar produksi pasar kendaraan listrik dalam negeri tidak didominasi oleh produk impor perusahaan asing.

Untuk menciptakan pasar kendaraan listrik, pemerintah harus memastikan pasar dalam negeri tidak didominasi oleh produk impor dari perusahaan asing, seperti yang terjadi pada industri otomotif konvensional, kata Fahmi seperti dikutip Antara.

Selain itu, ketidakseimbangan jumlah kendaraan dan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya dapat menghambat pengalaman mobilitas kendaraan listrik bagi konsumen. Fahmi menambahkan, infrastruktur stasiun pengisian listrik merupakan bagian penting dalam pembentukan ekosistem industri kendaraan listrik.

Kehadiran banyak CBU EV juga dapat mempengaruhi kualitas layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang resmi. Pengalaman konsumen tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, namun juga kelengkapan layanan purna jual yang dinikmatinya.

Dalam jangka panjang, Indonesia harus memastikan bahwa kebijakan insentif tidak hanya menarik investor dan konsumen, tetapi juga mendukung pertumbuhan berkelanjutan industri kendaraan listrik dalam negeri. Kebijakan harus dirancang untuk mendorong investasi di sektor hulu, seperti pertambangan dan manufaktur baterai, yang akan memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian Indonesia.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang dapat dijadikan keunggulan kompetitif dalam industri baterai EV. Namun peraturan terbaru belum memberikan insentif khusus untuk produksi baterai lokal. Dibandingkan dengan negara-negara seperti Amerika Serikat yang memberikan insentif bagi kendaraan listrik dengan baterai dalam negeri, Indonesia harus mengembangkan kebijakan serupa untuk memanfaatkan potensi ini sepenuhnya.

Untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan kendaraan listrik, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan konsumen sangatlah penting. Kebijakan harus mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan jangka pendek untuk menarik investasi dan pertumbuhan pasar kendaraan listrik dengan visi jangka panjang untuk pembangunan berkelanjutan industri kendaraan listrik di Indonesia. .

Pabrikan Otomotif China Mau Investasi Mobil Listrik di Indonesia, dari Chery hingga BYD

Kaurama, Jakarta – Impian Indonesia menjadi kiblat industri kendaraan listrik perlahan menjadi kenyataan. Sejumlah produsen kendaraan listrik (EV) global akan berinvestasi di Indonesia.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlango Hartarta menjelaskan sejumlah perusahaan mobil asal China telah berkomitmen berinvestasi di Indonesia untuk mengembangkan industri kendaraan listrik. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain Chery dan raksasa mobil listrik BYD.

“Beberapa mobil listrik akan diinvestasikan, seperti Chery akan berinvestasi di Indonesia, dan beberapa termasuk BYD juga akan masuk, termasuk Vinfast,” kata Airlangga saat mendampingi Presiden Jokowi pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. di JI Expo Kemayoran, Tengah. Jakarta, Kamis (15 Februari 2024).

Airlangga belum mau membeberkan nilai investasi masing-masing produsen kendaraan listrik global tersebut. Saat ini, kata dia, setiap perusahaan mobil listrik sedang melakukan penelitian lebih lanjut.

“(Biaya investasinya) nanti akan diumumkan karena mereka sedang melakukan kajian detail,” ujarnya. Stimulasi

Di sisi lain, pemerintah berupaya mematangkan aturan pajak pertambahan nilai (PPN DTP) atas pembelian kendaraan listrik baterai pada tahun 2024.

Dalam aturan ini, kendaraan listrik baterai roda empat dan bus dengan TKDN di atas 40 persen dikenakan PPN DTP sebesar 10 persen, sehingga PPN yang terutang adalah 1 persen.

Airlangga optimistis pembebasan PPN DTP akan meningkatkan penjualan kendaraan listrik di Indonesia.

“Pemerintah sudah memberikan insentif yang cukup, khususnya PPN kecelakaan lalu lintas yang saat ini sedang dalam tahap proses PMK. Kalau ini terjadi, akan banyak membantu kita,” tutupnya.

Koresponden: Suleiman

Sumber: Merdeka.com

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau perusahaan global yang memproduksi mobil listrik agar dapat melaksanakan produksi di Indonesia. Pengumuman itu disampaikan usai pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Mengingat Indonesia punya kekuatan besar sebagai produsen utama baterai kendaraan listrik (EV).

“Semuanya kita dukung, jadi tujuannya wujudkan semuanya di Indonesia. Mobil listrik segala merek buatan Indonesia. Karena kita punya tenaga baterai untuk mobil listrik,” kata Jokowi usai membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (15 Februari 2024).

Jokowi mengatakan, pemerintah terus berupaya mendorong penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini memberikan manfaat pajak pertambahan nilai (PPN) atas pembelian kendaraan listrik roda empat dan bus.

“Kami sudah menerapkan sesuatu, pengurangan PPN,” kata Jokavy.

Jokowi mengatakan keringanan PPN merupakan upaya meningkatkan daya saing investasi Indonesia di sektor kendaraan listrik. Kebijakan ini juga diterapkan di sejumlah negara maju lainnya.

“Saya kira arahnya ke sana. Untuk bisa bersaing dengan negara lain, kalau konten lokalnya sudah siap, baterainya sudah siap, saya kira kita lihat nanti kita bisa bersaing dengan negara lain,” imbuhnya. dia menjelaskan.

Jokowi optimis aturan PPN akan mendongkrak penjualan mobil listrik di Indonesia. Bahkan, menarik minat investor untuk berinvestasi di Indonesia dengan membangun pabrik pembuatan mobil listrik.

Saya kira ini akan meningkatkan penjualan dan nantinya akan mendorong produksi mobil listrik di pabrik-pabrik di Indonesia, tutupnya.

Kelebihan dan Kekurangan Baterai LFP Alias Lithium Ferro Phosphate: Siklusnya Panjang

Kaurama, Jakarta – Baterai LFP, kependekan dari Lithium Ferro Phosphate atau biasa disebut dengan jenis baterai lithium-ion, sedang menjadi hot point dalam dunia teknologi energi.

Selain karakteristik tertentu, baterai LFP atau LiFePO4 menawarkan banyak kelebihan dan kekurangan yang harus diperhatikan dalam penggunaan dan pengembangan teknologi baterai modern.

Keunggulan baterai LiFePO4

1. Keamanan tinggi

Diposting oleh lifepo4-battery.com, LiFePO4 dikenal dengan keamanannya yang tinggi. Struktur kristal LiFePO4 memberikan stabilitas termal yang sangat baik, mengurangi risiko panas berlebih atau bahkan kebakaran yang dapat terjadi pada baterai jenis lain.

2. Siklus hidup yang panjang

Salah satu keunggulan utama baterai LiFePO4 adalah umurnya yang panjang. Baterai ini dapat menangani ribuan siklus pengisian dan pengosongan tanpa mengalami penurunan kinerja yang signifikan.

LiFePO4 memiliki siklus hidup 1.000-10.000 siklus. Litium besi fosfat memiliki laju pelepasan yang baik dan dekomposisi yang rendah pada suhu tinggi.

Karena fiturnya yang tahan lama, Anda dapat menggunakan baterai ini untuk berbagai aplikasi. Baterai LiFePO4 standar yang kompatibel mempertahankan 80 persen DOD hingga 2000 siklus pengosongan dan pengisian daya.

3. Kapasitas produksi yang stabil

LiFePO4 memberikan keluaran daya yang konstan selama penggunaan, sehingga cocok untuk aplikasi yang memerlukan keluaran daya konstan seperti kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.

4. Adanya fosfat

LiFePO4 menggunakan fosfat sebagai salah satu komponen utamanya, yang jumlahnya lebih banyak dan lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan yang digunakan pada beberapa jenis baterai lithium-ion lainnya.

5. Penyimpanan yang baik

Baterai LiFePO4 dapat digunakan untuk berbagai aplikasi seperti mesin elektronik, militer, aplikasi medis dan motor listrik. Untuk alternatif baterai yang murah, baterai ini bisa menjadi pilihan yang baik.

Bahan kimia besi fosfat yang aman dan tidak ada metode daur ulang membuat baterai ini lebih murah dibandingkan baterai LiPo dan Li-ion.

Penjualan mobil China turun 22,7 persen pada Januari 2024 dibandingkan Desember 2023. Baca selengkapnya

Baterai LiFePO4 (LFP) atau lithium iron phosphate menawarkan banyak keunggulan teknis yang menarik. Baca selengkapnya

Morris Garages (MG), berjanji akan melakukan terobosan di industri kendaraan listrik (EV) Indonesia dengan memperkenalkan dua mobil listrik baru. Baca selengkapnya

Hankook Tire & Technology Corporation (Hankook Tire) melaporkan hasil penjualan tahunan sebesar KRW 8.939,6 miliar. Baca selengkapnya di sini: Baca selengkapnya

VinFast Auto resmi mengumumkan keikutsertaannya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024) dan menargetkan 50.000 unit EV. Baca selengkapnya

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Indomobil) dan Beiqi Foton Motor Co., Ltd (Foton Motor) telah menandatangani kemitraan pada kendaraan listrik komersial. Baca selengkapnya

Menteri Koordinator Airlangga Hartarto menjadi pelanggan pertama di dunia untuk mobil listrik Chery Omoda E5. Baca selengkapnya

BYD Seal berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 3,8 detik sehingga setara dengan mobil sport mewah. Baca selengkapnya

Sales Manager BMW Indonesia Ariefin Makaminan mengatakan masyarakat kaya di Indonesia kini mulai beralih ke mobil listrik. Baca selengkapnya

PT Chery Sales Indonesia mengumumkan mobil listrik Omoda E5 menggunakan baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate). Apa kelebihannya? Baca selengkapnya