Arsip Tag: kebiasaan makan

Terkenal Panjang Umur, Ini Rahasia Penduduk Tiongkok Jaga Kesehatan

Jakarta –

Penduduk Tiongkok sangat makmur. Faktanya, wilayah Makau dan Hong Kong memiliki penduduk jangka panjang terbanyak, menurut data Worldometer. Tak hanya itu, jumlah centenarian (yang berusia 100 tahun) telah melampaui 90 orang di Desa Bama, Tiongkok Tenggara.

Banyak keturunan Tionghoa yang sudah berumur panjang tidak lepas dari cara-cara sederhana untuk membantu kesehatannya. Amalan ini biasanya dilakukan setiap hari sejak kecil.

Lalu apa rahasia umur panjang mereka? Berikut beberapa cara sehat untuk hidup lebih lama seperti yang dilakukan masyarakat di Tiongkok.

Makan banyak sayuran

Untuk memperpanjang umur, orang Tiongkok menekankan perlunya makan lebih banyak sayuran. Mereka makan sayur setiap kali makan tiga kali sehari.

Tentu saja, junk food tidak populer di Tiongkok. Mereka biasanya makan buah-buahan, gandum, rebung, kacang-kacangan, nasi dan ikan. Warga berusia 100 tahun ini juga tidak makan gorengan, lebih memilih makanan yang dikukus.

Gerakannya intens

Orang Tionghoa sudah terbiasa berolahraga karena tidak harus melakukan pekerjaan berat. Orang Bama suka berolahraga di sawah dan berjalan jauh.

Disarankan untuk memulai gerakan giat selama 15 menit sehari untuk meniru penduduk Tiongkok yang hidup lebih lama. Cara ini baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, agar pembuluh darah tidak menyempit, dan aliran darah ke jantung tetap terjaga.

Nikmati udara bersih

Masyarakat Tiongkok yang tinggal di daerah pedesaan dapat menikmati udara bersih dari polusi untuk melindungi kesehatan mereka dari polutan berbahaya. Mereka terbiasa berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lain dan pedesaan tidak terlalu tercemar.

Selain itu, lingkungan penduduk Tionghoa di pedesaan bebas dari asap tembakau karena tidak merokok. Dengan demikian, mereka dapat menghirup udara segar tanpa terganggu oleh polusi yang menurunkan kualitas hidup mereka.

Tidurlah yang cukup

Orang Tiongkok hidup berjam-jam dan suka tidur. Mereka tidak hanya tidur di malam hari, tetapi mereka juga tidur di siang hari. Inilah salah satu kunci umur panjang dan kemakmuran.

Mereka suka tidur dan bisa tidur leluasa di berbagai tempat, seperti pajangan tempat tidur di pusat perbelanjaan besar. Bahkan, mereka juga bisa tidur dengan nyaman di lantai atau di area rumput yang hijau.

Nikmati minumannya

Selama berabad-abad, minuman nutrisi telah menjadi salah satu pengobatan tertua untuk pencegahan dan pengobatan penyakit, terutama bila digunakan untuk menjaga kualitas hidup guna menjamin umur panjang.

Konsumsi rutin minuman bergizi seperti jamu merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat penduduk Tiongkok. Karena herbal mempunyai banyak manfaat seperti menjaga kesehatan tubuh, mengurangi peradangan dan mengurangi stres. Campuran herbal Tiongkok termasuk ginseng, Huang Qi, Lingzhi, dan goji berry.

Selain ramuan herbal, Anda juga bisa meminum susu murni bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan tubuh. Minuman alami ini menjadi salah satu alternatif untuk menjaga kesehatan. Karena menjaga kesehatan mengarah pada umur yang lebih panjang.

Susu kering yang bisa Anda konsumsi adalah BEAR BRAND yang sudah digunakan di Indonesia sejak tahun 1950. BEAR BRAND sudah dipercaya turun temurun untuk membantu menjaga bentuk tubuh.

Menariknya, BEAR BRAND terbuat dari 100% susu sapi berkualitas tinggi yang telah dikeringkan hingga layak dikonsumsi. Bekerja sama dengan 26.000 produsen susu lokal, kualitas dan kemurnian BEAR BRAND diyakini dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam satu botol sehari. Saksikan video “Gaya Hidup Sehat Remaja untuk Kesehatan Jantung” (prf/ega)

3 Kebiasaan Makan Malam yang Bikin Perut Buncit

Jakarta –

Menurunkan berat badan dan menghilangkan perut kembung memang tidak selalu mudah. Terkadang, meski Anda mengikuti diet yang sangat ketat, berat badan tidak kunjung turun.

Jenis kekurangan makanan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Termasuk kebiasaan yang dibawanya saat makan malam.

Makan terlalu banyak di saat tubuh tidak beraktivitas, misalnya di malam hari, bisa memicu kelebihan berat badan. Apalagi jika aktivitas makan siang dibarengi dengan sejumlah kebiasaan yang mungkin mengganggu waktu makan.

Kebiasaan makan apa yang bisa membuat perut kembung? Berikut ikhtisarnya mengutip berbagai sumber.1. Makan sambil menonton TV

Beberapa orang menghabiskan malamnya dengan menonton TV. Ternyata, kebiasaan ini bisa memicu penambahan berat badan. Mengapa?

Menurut The Health Site, menonton TV bisa membuat orang membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan makan malamnya. Duduk terlalu lama dapat memperlambat sistem metabolisme dan menurunkan kemampuan tubuh dalam membakar kalori. Hal ini akhirnya menyebabkan penumpukan lemak di sekitar pinggang.2. Makan sambil bermain di smartphone Anda

Makan sambil bermain smartphone sudah menjadi hal yang lumrah bagi banyak orang. Ternyata, ini juga merupakan kebiasaan buruk yang bisa memicu kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.

Sebuah penelitian menganalisis pengaruh penggunaan ponsel pintar saat makan terhadap penambahan berat badan. Hasilnya, pria dan wanita mengonsumsi 15 persen lebih banyak kalori saat bermain ponsel pintar. Tak hanya itu, mereka juga cenderung mengonsumsi makanan berlemak sambil makan sambil membawa ponsel pintar.

Peneliti Marcio Gilberto Zangeronimoa yang memimpin penelitian menemukan bahwa ponsel pintar dan tablet dapat mengganggu proses otak dalam membakar makanan.

Ia dikutip dari Daily Mail.3: “Tablet dan ponsel pintar menjadi gangguan saat makan bahkan sejak usia sangat muda. Gangguan ini menghalangi otak untuk memahami jumlah makanan yang dicerna.” Makan terlambat

Makan malam lebih lambat dari waktu yang diharapkan atau makan mendekati waktu tidur juga bisa menyebabkan perut kembung. Salah satu penyebabnya adalah tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, makan terlalu banyak juga dapat mengganggu kualitas tidur. Akibatnya, saat bangun keesokan harinya, tubuh kekurangan energi. “Apakah makan tengah malam membuatmu gemuk?” tonton videonya. (di/atas)