Arsip Tag: harga beras

Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton

JAKARTA – Pada Januari hingga Februari 2024, produksi beras Indonesia mengalami penurunan dan harga beras di pasaran melonjak. Direktur Jenderal Badan Pangan Nasional Areef Prasetyo Adi menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan oleh fenomena El Niño yang berdampak pada iklim tanam dan panen petani Indonesia.

“Oleh karena itu, saat ini akibat penurunan produksi akibat El Niño, produksi dan konsumsi beras pada Januari dan Februari 2024 sebesar -2,8 juta ton, namun masih diperlukan beras yang cukup agar keseimbangan tetap positif.” , ujar Arif. Dalam pernyataan resminya.

Menurut dia, kebijakan impor beras ini merupakan upaya awalnya untuk menjaga ketersediaan beras di pasar, namun terbatasnya pasokan tersebut pada akhirnya akan berdampak pada kenaikan harga.

Pahit sekali, tapi sekarang saya harus mengimpornya. “Kebijakan ini mungkin tidak populer, tetapi harus diterapkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak,” ujarnya.

Namun Arif menegaskan bahwa: Impor sebaiknya dilakukan seperlunya agar tidak mengganggu harga di tingkat petani. “Salah satu indikator yang kita lihat dari NTTE saat ini adalah tingginya harga 116,16. Makanya petani kita akan antusias menanam,” ujarnya.

Sementara itu, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengungkapkan harga di Amerika Tengah kini mengalami kenaikan sebesar Rp 13.500 per kilogram. Sedangkan beras premium diperdagangkan dengan harga Rp 18.500 per kg. Harga tersebut jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldi Salihoban mengungkapkan permasalahan harga beras yang tidak mencapai HET disebabkan oleh beberapa faktor. Ia menilai data produktivitas padi membingungkan karena saat ini pemerintah belum serius mengelola padi mulai musim tanam 2022 hingga saat ini.

IKAPPI meminta pemerintah memperhatikan melonjaknya harga beras dan kelangkaan beras yang terjadi di pasar tradisional. “Ini penting karena ini masa politik, masa pemilu, dan banyak beras yang bersumber dari luar pasar tradisional dan produsen besar. Itu yang harus dilindungi,” jelasnya.

Harga Beras Naik dan Stok Langka Akibat Program Bansos? Ini Penjelasan Pemerintah

Kaurama, Jakarta Kementerian Koordinator Perekonomian membantah permasalahan kenaikan harga beras dan minimnya pasokan disebabkan oleh program bantuan sosial pangan (bansos) yang gencar dicanangkan pemerintah.

Kepala Kantor Komunikasi, Pelayanan Informasi, dan Konferensi Kementerian Koordinator Perekonomian Hario Limanseto mengatakan, program bantuan sosial pangan yang gencar dilakukan pemerintah sebenarnya bertujuan untuk menjamin pasokan dan menstabilkan harga beras yang sedang berlangsung. pertumbuhan. Oh tidak, (bansos) itu bagian dari solusi stabilisasi pasokan pangan dan harga beras, kata Haryo kepada wartawan di Jakarta (13 Februari 2024).

Menurut Haryo, kenaikan harga beras dan terbatasnya pasokan disebabkan oleh tertundanya musim tanam akibat pengaruh El Niño. Anak buah Menko Airlangga itu mencatat, produksi beras dalam negeri diperkirakan hanya 5,8 juta ton pada Januari hingga Maret. Jumlah tersebut lebih rendah sekitar 37 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

“Baru saja terjadi rapat yang dipimpin oleh Presiden (Jokowi). Artinya, Kementerian Koordinator Perekonomian memantau perkembangan harga pangan, termasuk harga beras, berkonsultasi dengan pemangku kepentingan, ya dengan KL terkait, dan kemudian juga melakukan observasi langsung. Jadi harga beras naik karena informasi yang diterima terkena dampak penundaan musim tanam,” ujarnya. Impor beras

Di sisi lain, upaya pemerintah untuk mengimpor beras menghadapi banyak kendala yang juga berdampak pada pasokan beras dalam negeri. Tingginya harga beras impor antara lain disebabkan oleh kenaikan harga pupuk buatan di pasar dunia yang disebabkan oleh terputusnya pasokan bahan baku mineral akibat perang Rusia-Ukraina.

“Selain itu, rantai pasok global akibat konflik Seuss Channel juga mengganggu pasokan pangan global ke Asia. Jadi hal-hal ini mengkhawatirkan,” tambah Hario.

Untuk mengatasi kelangkaan stok dan kenaikan harga beras, pemerintah mengarahkan Perum Bulog untuk mempercepat distribusi beras melalui Program Stabilisasi Persediaan Pangan dan Harga Pangan (SPHP) yang bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Percepatan penyaluran beras SPHP diharapkan dapat menurunkan harga beras yang terus meningkat.

“Juga terus mempercepat impor. Oleh karena itu, yang mendapat pesanan dari Bulog, dari Bulog akan menerima pesanan dengan mempercepat proses impor dan distribusi,” pungkas Hario.

Sebelumnya, Elisa Mardian, Ekonom Center for Economic Reform (CORE) Indonesia, menyoroti kenaikan harga dan kelangkaan beras di pasaran yang menyebabkan banyak konsumen mengeluh.

Eliza memperkirakan tren kenaikan harga beras dan kekurangan pasokan beras dipengaruhi oleh program bantuan sosial pangan (bansos) yang gencar dilakukan pemerintahan Jokowi di tahun politik.

“Dengan adanya bansos yang diberikan pemerintah, akibatnya kepemilikan CBP di bulog saat ini hanya sekitar 1,2 juta, tidak cukup untuk mengintervensi kenaikan harga di pasar,” kata Eliza saat dihubungi Merdeka.com.com. Jakarta pada Selasa (13/2).

Situasi ini diperparah dengan masifnya penggunaan beras sebagai alat kampanye pemilu pada pemilu serentak 2024. Diantaranya adalah pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan umum legislatif (Pileg) di berbagai daerah di Indonesia.

Selain pemilu presiden, perayaan demokrasi ini juga mencakup pemilu daerah dan legislatif di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota. Hari raya besar ini tentunya akan meningkatkan permintaan beras, mengingat pertemuan dan kampanye masyarakat seringkali dibarengi dengan pembagian bahan pokok. penting,” katanya.

Senada, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan mengatakan, kenaikan harga beras saat ini telah memecahkan rekor tertinggi pada masa pemerintahan Jokowi.

Reynaldi mencatat, harga beras ukuran medium Rp13.500 per kilogram, sedangkan harga beras premium mencapai Rp18.500 per kilogram.

“Ini harga beras tertinggi sepanjang masa pemerintahan Presiden Jokowi,” kata Reynaldi kepada Merdeka.com di Jakarta, Senin (12/2).

Selain kenaikan harga, lanjut Reynaldi, pasokan beras kualitas medium dan premium juga mulai meningkat di pasar tradisional. Keadaan ini menyebabkan harga beras naik.

“(Saat ini) produksi beras semakin meningkat dan sulit menemukannya di pasar tradisional,” ujarnya.

Menurut Reynaldi, kenaikan dan kekurangan tersebut disebabkan oleh tidak akuratnya data pemerintah mengenai ketersediaan beras untuk kegiatan bantuan sosial pangan (bansos) dan konsumsi rumah tangga. Situasi ini diperparah dengan ketidaksiapan pemerintah dalam menghadapi badai El Niño.

Rakyat Harus Sabar! Harga Beras Baru Turun Bulan Depan

Jakarta –

Harga beras di pasaran sedang meningkat, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menargetkan harga beras paling lambat Maret 2024 bisa turun.

Dikatakan panen utama akan dipanen pada tahun 2024. pada bulan Maret, dan diharapkan 3,5 juta. ton. Dengan begitu, harga beras akan turun karena persediaan cukup.

“Kita berharap beras khususnya pada tahun 2024 Berbaris. produksi kita menurut KSA BPS akan melebihi 3,5 juta. Jakarta Pusat. , Senin (12/02/2024).

Arief juga mengatakan, saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar stok beras dari pasar utama beras Cipinang segera dibanjiri ke pasar.

Menurut dia, saat ini sudah ada 34 ribu yang siap didistribusikan di Cipinang. ton stok beras. Inventarisasi ini perlu dipercepat untuk membanjiri pasar tradisional dan ritel modern.

“Cadangan Cipinang saat ini di atas 34.000 ton. Ini harus menjangkau pasar tradisional dan modern. Jadi sekali lagi perintahnya adalah membanjiri pasar,” kata Arief.

Presiden juga meminta Presiden memastikan beras impor yang dibongkar di pelabuhan segera dikirim ke Cipinang.

Pagi ini saya CEO Bulog dan Menteri BUMN akan menuju pasar induk beras di Cipinang untuk memastikan beras diturunkan langsung dari pelabuhan menuju Cipinang untuk segera didistribusikan, kata Arief.

Di beberapa pasar di Jakarta Selatan, beras premium terpantau mengalami kenaikan harga dan dijual dengan harga lebih dari Rp 15.000/kg. Berdasarkan informasi dari berbagai pedagang, harga beras terutama kualitas premium meningkat tajam dalam dua pekan terakhir.

Dari penelusuran detikcom, Kamis (2/8/2024) di Pasar Kebayoran Lama, salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku menjual beras premium dengan harga Rp 15.600/kg. Katanya, dia hanya menjual beras jenis ini dan bukan beras SPHP.

Dengan harga tiga dolar, pedagang lainnya, Percy, mengaku juga menjual beras di kisaran harga tersebut. Percy menjelaskan, harga beras naik dua pekan lalu.

“Harga beras jenis IR 64 (premium) Rp 15.800/kg per kilogram. Rata-rata pedagang sekarang menjualnya dengan harga segini. Harganya Rp 15.000 di pedesaan saja, apalagi Jakarta,” jelasnya saat ditemui. oleh detikcom.

“IR 64 tipe Pulen. Sedangkan IR 42 tipe Pera sekarang harganya 15.700/kg. Tipe medium Rp 15.100/kg,” jelasnya. (barang/kilogram)

Bulog Sebut tak Ada Perubahan HET Meski Harga Beras Naik

Kaurama, JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan meski harga beras di beberapa daerah kini mengalami kenaikan, namun belum ada kebijakan baru mengenai perubahan atau penyesuaian harga eceran tinggi (HET) komoditas tersebut. Dasar ini

“Sebenarnya HET tidak disesuaikan. HET diputuskan bersama Presiden (Joko Widodo), tidak disesuaikan, jadi tetap,” kata Bayo saat berdiskusi dengan awak media terkait data dan fakta situasi terkini. Beras Indonesia di Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Dia menegaskan, meski harga beras premium di beberapa daerah mencapai Rp15.000-16.000 per kg, pemerintah tidak akan melakukan penyesuaian HET.

Menurut dia, harga tersebut mengalami kenaikan dari HET yang ditetapkan pemerintah menjadi Rp 13.900 per kg beras premium.

Selain HET, menurut Bayo, pemerintah belum menaikkan harga pembelian pemerintah (HPP) panen benih kering (GKP) di tingkat petani, tersisa Rp5.000 per kg.

Bulog mencatat beberapa data harga gabah petani dan harga beras di sentra produksi di beberapa wilayah Indonesia yang mengalami kenaikan harga, berdasarkan data 12 Februari 2024, termasuk Indramayu, harga gabah yang dijual Rp 7.350 per kg dengan beras premium. Rp 15.400 per kg.

Kemudian di Karawang harga beras padi Rp7.150 per kg, sedangkan harga beras premium Rp14.333 per kg; Banyumas harga gabah Rp 8.500 dan beras premium Rp 15.000 per kg, Saragan harga gabah Rp 8.100 dan beras premium Rp 14.200 per kg; Ngawi harga gabah Rp 8.200 dan beras Rp 15.700 per kg; dan Siddrap, Sulawesi Selatan harga gabah Rp 7.900 dan beras premium Rp 14.050 per kg.

Baio mengatakan: “Tidak ada perubahan dan tidak ada perubahan HET dan HPP.

Bayo menambahkan, pada 12 Februari pihaknya telah menyalurkan 226.000 ton cadangan Stabilisasi Harga Pangan dan Beras (SPHP) ke serangkaian pusat distribusi modern untuk menjaga ketersediaan pasokan dan dalam upaya menjaga harga tetap stabil.

Terakhir, kata Bayo, pihaknya menyalurkan 4.000 ton pada Senin (12/2/2024) yang terdiri dari Hypermart 40 ton, Ramayana 50 ton, Alfamart 30 ton, Indomaret 50 ton, Indogrosir 40 ton, PT 800 ton. Food Station dan 800 ton untuk pasar induk. Cipang 2.800 ton.

Bulog menyebutkan HET beras SPHP sebesar Rp 10.900 per kg, memberikan beras SPHP sebagai alternatif bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan jika harga beras premium mahal.

“Jadi begitu pesan langsung berangkat, ini semua SPHP,” kata Bayo.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meminta pemerintah melonggarkan HET pada barang-barang seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng yang berpotensi terus tumbuh pada Februari 2024.

Direktur Utama Aprindo Roy N. Mendy mengatakan perubahan HET perlu dilakukan agar pengecer dapat terus menyediakan produk pokok untuk menghindari kekosongan atau kekurangan di toko modern.

“Kita perlu pemerintah dan pihak berwenang untuk melonggarkan aturan HET yang telah ditetapkan, agar pengecer tetap bisa membeli, memberi, dan menjual kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.

Relaksasi tersebut dimaksudkan untuk mencegah kekosongan dan kelangkaan bahan pokok, apalagi pada Februari 2024 pengecer mulai melakukan pembelian ke produsen sebagai persiapan pasokan Ramadhan dan Idul Fitri di toko modern.

Ikappi Sebut Harga Beras Medium Tembus Rp 13.500 dan Premium Capai Rp 18.000

Kaurama, Jakarta – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia atau Ikappi mengatakan harga beras sudah naik di atas harga eceran alias HET.

Sekretaris Jenderal DPP Ikappi, Reynaldi Sarijowan mengatakan, harga beras sudah melampaui HET sejak awal tahun ini. Bahkan setelah musim kemarau tahun 2023, kata dia, harga beras akan melebihi HET.

“Saat ini mediumnya sudah mencapai Rp 13.500 per kilogram, dan preminya cukup tinggi, bahkan melebihi Rp 18.000 per kilogram,” kata Reynaldi kepada Tempo, Kamis 16 Februari 2024.

Katanya, pedagang pasar kesulitan menemukan harga beras di harga murah Rp 10.900 per kilogram. Sebagai informasi, HET beras medium berkisar Rp 10.900 hingga Rp 14.800 per kilogram, tergantung wilayahnya. HET beras premium berkisar Rp 13.900 hingga Rp 14.800 per kilogram.

Tentu perkiraan kami harga-harga tersebut akan terus stabil dan tinggi, kata Reynaldi.

Jika pemerintah tidak menduganya, kata dia, harga beras akan terus naik. Apalagi bulan Ramadhan akan segera tiba.

“Dan lagi pada hari raya Idul Fitri, banyak permintaan untuk memperbanyak semua barang sembako,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, dilansir laman Panel Harga Badan Pangan Nasional, rata-rata harga beras medium di tingkat eceran saat ini 12,53 adalah Rp 13.950 per kilogram. Harga tersebut turun 0,14 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Sedangkan rata-rata harga beras premium di tingkat eceran Rp 15.900 per kilogram. Angka tersebut meningkat 0,06 persen dibandingkan minggu sebelumnya.

Pilihan Editor: Persoalan Beras Kurang Terkait Bansos dan Kenaikan Harga Beras

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengaku sudah menyiapkan sejumlah rencana untuk memperluas produksi beras dalam negeri. Baca selengkapnya

Menghadapi meroketnya harga beras, diperlukan bahan pangan alternatif yang tetap mengenyangkan dan bergizi. Baca selengkapnya

Operasi pasar menggunakan beras medium hasil Program Stabilisasi Kebutuhan Pangan dan Harga (SPHP) yang harganya Rp 10.600 per kilogram. Baca selengkapnya

Jokowi mengatakan harga beras semakin meningkat akibat perubahan iklim. Beberapa sektor terancam oleh resesi ekonomi Jepang. Baca selengkapnya

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menjelaskan alasan pengusaha ritel modern enggan menjual beras premium hingga terjadi kelangkaan. Baca selengkapnya

Hamas menyebut rencana Israel memblokir masuknya warga Palestina ke Masjid Al Aqsa saat Ramadhan merupakan bentuk kejahatan dan perang agama. Baca selengkapnya

Pj Bupati Garut menegaskan, dirinya tidak akan melepas cadangan beras di daerahnya untuk dijual ke pasar meski harga beras kini sedang naik. Baca selengkapnya

Presiden Jokowi mengatakan kenaikan harga beras di Indonesia disebabkan oleh perubahan iklim dan cuaca yang menyebabkan gagal panen. Baca selengkapnya

Saat ini, harga beras di pasar masih lebih tinggi dibandingkan HET meski pemerintah mengklaim sudah memompa bantuan sosial dan beras ke pasar. Baca selengkapnya

Menurut penanggalan, Ramadhan 2024 jatuh pada hari Senin, 11 Maret 2024. Lantas, kapan libur puasa awal bagi siswa sekolah dimulai? Baca selengkapnya

Harga Beras Mahal Jadi Lampu Kuning RI di Ambang Krisis Pangan

Jakarta –

Situasi geopolitik dunia menyebabkan terganggunya distribusi produk pangan di beberapa negara. Krisis pangan telah menjadi ancaman yang mengerikan bagi seluruh negara di dunia.

Dengan kondisi tersebut, apakah Indonesia sedang mengalami krisis pangan global?

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan Indonesia menghadapi salah satu dampak krisis pangan global, yakni harga beras. Namun krisis pangan yang dihadapi Indonesia tidak hanya terbatas pada terbatasnya pasokan saja.

“Sekarang kita sedang kena (krisis pangan). Misalnya harga-harga terpukul dengan cara tertentu. Jadi tergantung definisi apa yang kita bicarakan tentang krisis tersebut. Krisis yang digunakan organisasi internasional, level 1, level 2, level. 3” 1. levelnya sedikit, ada kegunaannya, tapi tidak semulus itu. Kalau level 3 baru mikir besok mau makan apa,” kata Bayu dalam wawancara eksklusif dengan detikcom, Selasa (13/2)./2024).

Tingginya harga beras juga terjadi di negara lain. Bayu mencontohkan, harga beras yang diimpor dari berbagai negara seperti Vietnam dan Thailand juga mengalami kenaikan.

“Dampak utama yang kita rasakan adalah harga, terlihat jelas di beberapa contoh, beras dulunya 530 USD, 535 USD, 630 USD, 640 USD, ini kenaikan yang sangat-sangat signifikan. dikatakan.

Pengaruh lainnya adalah iklim dunia yang juga dirasakan di Indonesia. Di Indonesia, kondisi iklim tersebut mempengaruhi produksi pangan, salah satunya padi.

“Jadi yang terjadi (terkait) krisis pangan ini yang paling kentara, bukan hanya politik, tapi juga El Nino, produksinya turun,” ujarnya.

Krisis pangan mempengaruhi Indonesia dan juga terkait dengan mahalnya harga pupuk di dunia seiring dengan meningkatnya biaya produksi pertanian. Situasi ini tentunya akan mempengaruhi harga pangan di tingkat konsumen.

“Kemudian krisis pangan yang tidak terkait langsung dengan konflik geopolitik adalah pupuk yang sangat mahal. Oleh karena itu, saya kira dampak dari krisis pangan ini sudah kita rasakan,” tutupnya.

Simak juga video reaksi netizen usai menonton film dokumenter “Dirty Voice”:

(pulau/red)

Ihwal Beras Langka terkait dengan Bansos dan Harga Beras Naik

Kaurama, Jakarta – Tren kenaikan harga terjadi pada sebagian besar harga produk pangan saat ini, seperti beras, kedelai, bawang merah, bawang putih, lada, minyak goreng, jagung, dan gandum.

Demikian pula, kenaikan harga beras diperkirakan akan terjadi di masa depan. Sebab kelebihan stok tidak sebanyak biasanya.Penyebab utama kemungkinan tertundanya penanaman dan panen adalah situasi El Niño.

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) memperkirakan harga komoditas akan terus meningkat pada tahun 2024. Aditya Alta, peneliti utama CIPS, mengatakan hal ini disebabkan penurunan hasil produksi akibat tertundanya musim tanam padi di Indonesia.

Akibatnya kekeringan mulai terjadi di banyak daerah. Musim kemarau akan terjadi di bagian tengah Sumatera bagian selatan, lalu seluruh Pulau Jawa, lalu Bali hingga Nusa Tenggara Timur dan Barat, serta sebagian Papua.

Dia menjelaskan, harga beras diperkirakan masih tinggi akibat berkurangnya produksi beras pada musim tanam ketiga pada Juli-Oktober. Sebab, musim kemarau datang lebih awal dan berlangsung lebih lama akibat fenomena El Nino, kata Aditya seperti dikutip dalam keterangannya, Minggu, 7 Januari 2023.

Laman panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) 7 Januari 2024 mencatat harga beras unggulan naik 0,93 persen menjadi Rp 15.150 per kg. Sementara harga beras rata-rata naik 0,30 persen menjadi Rp 13.290 per kg.

Angka tersebut jauh dari harga eceran maksimum (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 13.900-14.800 untuk beras premium dan Rp 10.900-11.800 untuk beras kelas menengah.

Menteri BUMN Eric Tohir juga mengatakan, harga beras yang mengalami kenaikan tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Melihat situasi seperti itu, kata Eric, pemerintah memberikan bantuan pangan.

“Nah, makanya pemerintah hadir memberikan bantuan kepada 22 juta keluarga. Keluarga-keluarga ini disebut bantuan pangan 10 kilo. Kalender Ramayana Senin 12 Februari 2024 Harga Beras di Jakarta Timur.

Namun, terdapat pro dan kontra terhadap pemerataan kesejahteraan. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Eric Tohir mengaku tak paham mengapa program bantuan sosial atau Bansos yang baru-baru ini disalurkan pemerintah dipertanyakan. Kritik terhadap kesejahteraan semakin meluas menjelang pemilu 2024, katanya.

Padahal, menurut Eric, bansos merupakan kebijakan yang diputuskan pemerintah bersama DPR. “Dan itu dianggarkan oleh Menteri Keuangan. “Program bansos sudah lama, jadi saya juga bingung kenapa sekarang ramai,” kata Eric usai mengecek ketersediaan pasokan pangan dan stabilisasi harga. (SPHP) beras di Jakarta Timur, Senin 12 Februari 2024.

Analis senior Lembaga Aksi Strategis dan Ekonomi Indonesia, Ronnie P. Sasmita mengatakan, Menteri Keuangan Shri Muliani pernah mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memang fleksibel dan memiliki mekanisme penyesuaian otomatis bila diperlukan. Di antaranya kebutuhan bantuan sosial dan subsidi.

Jadi, katanya, masalahnya bukan pada penyesuaian otomatis. Sebaliknya, penerapan anggaran kesejahteraan sebelum Hari Pemilu merupakan hal yang penting dan dibenarkan dengan menambahkan dana dari keputusan pencocokan otomatis. Hal itu diungkapkan Ronnie kepada Tempo pada 9 Februari 2024.

Kerja adil atau tidak adil, lanjutnya, tergantung urgensinya. Ronnie menilai bantuan sosial tidak diperlukan secara mendesak, termasuk bantuan langsung tunai (BLT). Karena tidak ada data inflasi yang berjalan minimal 2 bulan untuk digunakan sebagai argumen ekonomi untuk klaim kesejahteraan karena tekanan pada daya beli.

Lagipula, kata Roney, penyaluran bansos biasanya dilakukan pada bulan Maret, bukan Februari. Faktanya, datangnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang biasanya terjadi pada bulan Maret dan April menaikkan harga-harga komoditas pokok sehingga memberikan tekanan pada daya beli, terutama bagi masyarakat rentan dan miskin. Kemudian, menurut dia, bantuan sosial diperlukan.

Maisha Fatina Rachman I RR. Ariyanti Jakti Vidyastuti Dan Riani Sanusi Putri Dan Amelia Rahima Sarapi Pilihan Redaksi: Dirut Bulog: Kenaikan Harga Sebabkan Kelangkaan Beras di Ritel Modern

Usai pemilu, bansos atau bonso kembali disalurkan. apa pun? Baca selengkapnya

Komisi Persaingan Usaha atau KPPU menilai harga bahan pokok seperti beras, gula, dan cabai berada di atas Harga Eceran Maksimum (MRP). Baca selengkapnya

Filipina masih berjuang untuk menjaga harga beras tetap rendah, meski pasokan bahan pokok nasional berlimpah. Baca selengkapnya

Harga beras naik di Lombok Timur pasca pemilihan umum (Pemilu). termasuk beras medium dan premium. Baca selengkapnya

Harga beras akan naik pasca pemilu 2024. Harga rata-rata beras premium nasional di tingkat eceran adalah Rp15.960 per kg. 17 ribu di luar Jawa. Baca selengkapnya

Peneliti Korea Selatan menemukan penemuan baru berupa padi hibrida yang mengandung daging sapi. Baca selengkapnya

Dua hari setelah pemilihan umum (Pemilu), semua produk pangan menjadi lebih mahal. Baca selengkapnya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyalurkan bantuan pangan sosial (bansos) di tengah krisis beras. Tuntutan krisis pangan global. Baca selengkapnya

Tuti Diya kesulitan mencari beras karena toko reguler Superindo Kalimalang di Jakarta Timur kehabisan stok. Baca selengkapnya

Berita Terkini: Warga Rempang mengaku akan terus berjuang menyikapi kekuasaan Prabowo-Gibran, seiring dengan naiknya harga pangan pasca pemilu. Baca selengkapnya

Janji Jokowi Pasokan dan Harga Beras Normal Dua Minggu Lagi

Jakarta –

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pasokan dan harga beras di masyarakat bisa kembali normal dalam waktu dekat. Tujuannya, dalam dua minggu ini harga beras akan turun dan tidak berkurang di pasaran.

Jokowi meyakini hal tersebut terjadi karena pihaknya telah melakukan pemesanan khusus pusat distribusi makanan cepat saji kepada Kantor Bea Cukai Negara (Bapan) dan Peram Bulog.

“Semua sudah teratasi dengan ekspor dari Bulog ke daerah dan dari pasar induk Sipinang. Kita lihat nanti, saya kira satu atau dua minggu ke depan akan sedikit berkurang sambil menunggu panen,” jelas Jokowi. Usai peninjauan di Pasar Induk Beras Sipinang (PIBC), Jakarta Timur, Kamis (15/2/2024).

Jokowi juga mengatakan beras melimpah di Pasar Induk Beras Sipinang (PIBC), Jakarta Timur. Beras diyakini melimpah di Pasar Sipinang, namun Jokowi tak merinci jumlahnya.

“Saya datang ke Pasar Induk Beras Sipinang untuk memastikan produk-produk tersebut tersedia. Dari Pasar Induk Sipinang didistribusikan ke toko-toko hingga supermarket di daerah, semua itu. Saya pastikan beras di sini tersedia. Cukup dan saya lihat banyak sekali,” kata Jokowi.

Menurut dia, tingginya harga beras terjadi karena tidak berlangsungnya panen penting. Hal ini membuat ketersediaan beras di pasaran semakin sedikit dan harganya semakin tinggi.

Kata Jokowi, “Iya pasokan, karena panennya belum datang.

Sementara terkait kelangkaan produk gabah, kata dia, hal itu terjadi karena terhambatnya distribusi karena berbagai hal. Salah satu yang disinggung Jokowi adalah banjir di banyak daerah.

“Pendistribusian terdampak akibat banjir di Demak Grobogan. Tapi itu semua teratasi dengan ekspor dari Bulog ke daerah dan dari pasar induk Sipinang,” kata Jokowi.

Simak Video ‘Jokowi Tinjau Pasar Induk Beras Sipinang: Saya Lihat Sejahtera’:

(Stok/Kg)

Harga Beras Makin Tak Jelas, Pedagang Pasar Sentil Pemerintah

JAKARTA – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengungkapkan harga beras ukuran medium naik Rp13.500 per kg. Sedangkan harga beras premium sudah mencapai Rp 18.500/kg. Harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan harga eceran tertinggi (HET).

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Rinaldi Sarijuan mengungkapkan permasalahan harga beras yang tak kunjung mencapai level HET disebabkan oleh beberapa faktor. Ia mengatakan, pemerintah saat ini kurang serius dalam mengelola padi mulai musim tanam 2022 sehingga angka produktivitas padi masih sulit dipahami.

IKAPPI mengimbau pemerintah mewaspadai kenaikan harga beras dan kelangkaan beras di pasar tradisional.

“Ini sangat penting karena ini masa politik, musim pemilu, sehingga banyak beras yang didatangkan dari luar pasar tradisional atau dari produsen besar,” jelasnya. Ini adalah sesuatu yang harus dilindungi pemerintah di masa depan.”

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan harga beras menjadi penyebab utama inflasi. Harga beras meningkat di 28 provinsi, sementara 10 provinsi lainnya menunjukkan tanda-tanda penurunan. Harga beras meningkat di seluruh provinsi Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Harga Beras Terus Naik, Pemerintah Diminta Pastikan Impor Berjalan Lancar

Kaurama, JAKARTA – Pemerintah diminta segera memenuhi sisa kuota impor beras untuk menambah pasokan nasional. Hal ini diperlukan untuk menjaga ketersediaan atau harga beras tanam di pasaran.

Koordinator Kedaulatan Pangan Aliansi Rakyat mengatakan: “Dalam jangka pendek, pemerintah harus memastikan sisa kuota ekspor segera hadir untuk menambah pasokan, karena beras yang diekspor dari sisa kuota tahun lalu belum semuanya tiba. .” (KRKP) kata Abdullah dalam keterangannya, Selasa (13/2/2024).

Menurut Saed, ketersediaan beras di pasaran dalam seminggu terakhir mengalami penurunan yang signifikan sehingga menyebabkan harga naik turun, terutama beras yang mahal. Situasi ini, kata Said, terjadi di beberapa daerah, termasuk beberapa sentra penghasil beras seperti Jawa Timur.

Menurut dia, penurunan ini terjadi karena pedagang/pengecer juga berhati-hati dengan aturan harga jual tinggi (HET) beras.

“Jika praktik ini terus berlanjut, pelaku rantai ini akan dirugikan karena harga beras sudah jauh lebih tinggi dari HET. Jika mereka memilih untuk tidak menjual beras, para pedagang/pemasok ini mungkin akan dirugikan jika hal tersebut terjadi. Ketersediaan beras di pasar akan hilang,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah harus melakukan banyak upaya jangka pendek untuk mengatasi permasalahan beras yang terjadi saat ini. Salah satunya dengan melakukan intervensi terhadap Bulog dengan segera mengeluarkan cadangan beras pemerintah (CBP).

Sebaliknya, untuk menjaga harga dalam jangka pendek, perlu segera melepas stok yang ada yang diminta Bulog dalam bentuk layanan pasar, ujarnya.

Menurut dia, situasi beras akan menghadapi masa kritis pada Februari hingga April 2024. Akibat berkurangnya produksi padi akibat El Niño, masa tanam pun tertunda.

Said mengatakan, situasi ini berdampak pada tertundanya masa panen namun terjadi peningkatan konsumsi, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Pada akhir tahun lalu, kita dapat memperkirakan secara pasti bahwa kita akan mengalami periode berbahaya pada bulan Februari hingga April. Pada periode ini, ada beberapa situasi yang memungkinkan, misalnya masa panen raya yang diundur hingga Mei, untuk diminum. “Sulit kalau pangan, apalagi beras, dijadikan alat kampanye,” ujarnya.

Syed optimistis jika pemerintah melakukan berbagai langkah tersebut, maka kondisi padi saat ini menjelang panen bisa diatasi.

“Untuk panen raya April-Mei, kalau tidak ada masalah, produknya bagus sekali,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional memastikan ketersediaan stok beras hingga Bayrim mendatang. Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetio Adi optimistis stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog saat ini sekitar 1,3 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Arief mengatakan, “Kami menjaga stok bulog sebanyak 1,3 juta ton.”

Arief mengatakan, berdasarkan kerangka sampel wilayah Badan Pusat Statistik (KSA), perkiraan produksi padi nasional akan meningkat pada Maret 2023 dengan dimulainya panen raya. Hal ini termasuk pengurangan produksi dan konsumsi sebesar 2,8 juta ton pada bulan Januari-Februari.

“Mudah-mudahan Maret panennya bagus, seperti BPS 3,5 juta ton di KSA,” kata Arief.

Bahkan sejauh ini, Arief mengatakan pemerintah sudah lama mengantisipasi penurunan produksi beras nasional melalui kebijakan impor. Menurut dia, pada tahun 2023 hingga awal tahun 2024 akan tiba sekitar 500 ribu ton beras, kemudian 500 ribu ton lagi.

Selain itu, langkah yang dilakukan pemerintah adalah dengan mempercepat pemuatan kapal eks ekspor beras di beberapa pelabuhan.

Keseimbangan tetap terjaga antara impor dan produksi lokal. CPP beras di Bulog lebih dari 1,2 juta ton. Meski sangat pahit, sebaiknya masuk saat ini. Mungkin tidak populer, kataku. Ini harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Beras Langka di Indomaret-Alfamart, Bapanas Minta Waktu Penyaluran

Jakarta –

Badan Pangan Nasional (Bapanas) angkat bicara mengenai minimnya produk beras premium di pasar ritel. Ketua Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya meminta waktu untuk mendistribusikan beras ke pasar.

Menurut dia, Bulog telah menyiapkan puluhan ribu ton beras untuk didistribusikan ke pasar ritel tradisional dan modern.

“Tugas kita sekarang adalah memastikan bahwa kita mencapai titik penjualan baik di pasar modern maupun pasar tradisional. Berikan waktu sekarang untuk semua persiapan,” kata Arif dalam pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin (12/2/2024).

Arief menjelaskan, pasar beras induk di Cipinang saat ini memiliki stok sebanyak 34.000 ton. Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) langsung memerintahkan pasokan membanjiri pasar.

“Saat ini persediaan Cipinang sedang tinggi, yakni di atas 34.000 ton. Ini perlu menjangkau tidak hanya pasar tradisional tapi juga pasar modern. Jadi sekarang saatnya membanjiri pasar lagi,” jelas Arief.

Seperti diketahui, kelangkaan stok beras premium masih terjadi di banyak pengecer daerah. Jika stok tersedia tetapi dalam jumlah sedikit, setiap orang hanya dapat membeli dua item per hari.

Penelusuran di detikcom menunjukkan, hal ini terjadi pada beberapa pengecer di Ciputat-Pamulang, Provinsi Tangsel, pagi ini, sebanyak empat pengecer mengalami pembatasan stok sehingga mengakibatkan kekurangan 2,5 hingga 5 kg beras.

Seperti yang terlihat di wilayah Alfamida, Seru dan Ciputat, persediaan beras terbatas. Kalau dilihat-lihat, merek berasnya hanya satu dan jumlahnya tidak banyak.

Karena jumlah yang terbatas, pengecer membatasi pembelian konsumen hingga dua unit atau 10kg per orang per hari.

Sayangnya, batasan pembelian beras premium maksimal dua kali per konsumen per hari.

Beralih ke retail lain yang masih berada di kawasan Pamulang yaitu Indomaret. Stok beras di mini market kosong, yang ada hanya beras merah.

Menurut para pejabat, tidak ada pasokan beras selama seminggu. Kami tidak dapat memastikan kapan stok akan kembali tersedia. Dia menjelaskan, “Sudah seminggu kosong. Entah kapan (stok akan kembali).” (kilo/kilo)