Arsip Tag: Gajah

Harimau dan Gajah Terlihat Lintasi Jalan, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Akan Lakukan Langkah Ini

Kaurama , Jakarta – Viral video seekor harimau sumatera “menghalangi” kendaraan di Jalan Sangi-Bengkanat di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Pantai Barat, Lampung. Kemudian diketahui dua ekor gajah terlihat melintasi jalan beraspal di jalan yang sama.

Plt Kepala Balai TNBBS Ismanto menjelaskan kejadian tersebut. Kami berharap warga dan pengendara serta pengendara mobil lebih berhati-hati saat melintasi jalan ini. Sebagai tindakan pencegahan, TNBBS mempertimbangkan untuk memasang keramba perangkap. “Tapi kita lihat perkembangan terkininya. Kalau memang meresahkan masyarakat, maka kami dan KSDA akan mengambil langkah tersebut (memasang kandang perangkap harimau),” kata Ismanto, Selasa, 13 Februari 2024.

Dalam kejadian terakhir, Asmanto menyinggung soal singa yang terlihat pada Sabtu, 10 Februari 2024. Video tersebut diterima petugas TNBBS dari Peratin atau Kepala Desa Pimirhan, Bankunat, Pessar Barat, pada pukul 03.05 WIB. “Selain itu, kami juga lebih mengetahui aktivitas ilegal para pemburu,” ujarnya.

Ismanto memastikan hutan di sekitar taman masih alami dan terawat. Ia juga membagikan peta fiktif lokasi kontak negatif harimau sumatera di Pemerihan Resort. Peta tersebut menunjukkan lahan tersebut terbagi menjadi tiga penggunaan, antara lain Hutan Produksi Terbatas (HPT), Areal Penggunaan Lain, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Surak, seekor harimau koleksi Medan Zoo di Sumatera Utara, akhirnya mati pada 13 Februari 2024 saat tubuhnya dibedah. Baca selengkapnya

Diperlukan tindakan nyata dan cepat untuk menyikapi permasalahan kematian harimau sumatera di Kebun Binatang Medan. Baca selengkapnya

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan, sejak tahun 2012 Medan Zoo diminta meningkatkan kepatuhan terhadap standar pengelolaan konservasi. Baca selengkapnya

3 berita teknologi terkini, Jumat pagi 16 Februari 2024, diawali dengan artikel analitis kenapa HyperOS Xiaomi lebih baik dari MIUI. Baca selengkapnya

Sebelumnya, putra Jokowi dikritik di media sosial karena kalimat dalam pernyataan: Kematian Macan yang Disalahkan? Baca selengkapnya

Harimau Sumatera kembali mati di Medan Zoo atau Medan Zoo. Apa kata Bobby Nasution? Baca selengkapnya

Tak hanya para bikers, penjual dray juga melihat seekor singa di tempat yang sama. Tanda-tanda itu ditemukan di dekat rumah warga. Baca selengkapnya

Harimau sumatera telah memburu 15 ekor satwa asal Kecamatan Tegu Nigri, Pasman, Sumbar sejak Juni tahun lalu. Baca selengkapnya

Selain nasib masyarakat lokal dan penerimaan mahasiswa baru, terdapat juga kajian dampak perubahan iklim terhadap konflik manusia-gajah. Baca selengkapnya

Sebuah studi baru meneliti dampak perubahan iklim terhadap konflik manusia-gajah. Baca selengkapnya

Polisi Masih Selidiki Kematian Gajah Tesso Nilo yang Diduga Diracun

Kaurama. JAKARTA – Polisi masih menyelidiki kematian seekor gajah sumatera yang dibantu Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Proses penyelidikan dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan.

Kapolres Pelalawan Suwinto mengatakan, timnya bersama Satuan Kriminal Khusus Polda Riau telah melakukan beberapa penyelidikan atas kematian gajah sumatera tersebut.

Suwinto mengatakan, Polres Pelalawan hanya memantau dan membantu proses penyidikan. Ya, masih dalam penyelidikan, kasusnya sudah dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Riau. Polres Pelalawan bersama kami, kata Suwinto saat dihubungi Tempo, Senin, 29 Januari 2024.

Gajah tersebut dibantu oleh TNTN Center pada 10 Januari. Rabu Dia meninggal pada tahun 2024. Seekor gajah bernama Rahman mati setelah diracun untuk mencuri tikusnya.

Heru Sutmantoro, Kepala Balai TNTN, mengatakan gajah mati binaan Balai TNTN tersebut diberi nama Jumadi dan ditemukan saat gajah ditemukan di sekitar hutan. Jumadi diperiksa pada pukul 08.30 WIB.

“Jumadi memanggil gajah itu, tapi tidak ada jawaban. Saat saya perhatikan lebih dekat, ternyata jari kiri gajah itu hilang,” kata Heru Sutmantoro kepada Tempo. Jumat Januari 12.2024.

Melihat kondisi gajah yang lemah, Jumadi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada gajah yang bertugas. Tak lama setelah Heru angkat bicara, polisi dan dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau datang untuk memberikan pengobatan pertama.

Pihak berwenang dan dokter hewan berusaha menyelamatkan gajah tersebut dengan memberikan obat pencahar melalui mulutnya melalui selang, kata Heru. Kemudian gajah memberi susu dan gula. Namun kondisinya tidak kunjung membaik dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 15.55 WIB.

Usus dan organ dalam gajah sumatera mengalami perubahan warna, demikian keterangan kematian gajah sumatera yang dibantu pihak Taman Nasional Tesso Nilo yang diperoleh Tempo. Sebuah buah dan bubuk hitam kemudian ditemukan, yang diyakini beracun.

Informasi itu didapat setelah tim medis melakukan operasi pada perut gajah untuk memeriksa penyebab lain selain perburuan gading.

Hasil pemeriksaan dokter hewan dan tim medis menduga keracunan sebagai penyebab kematian gajah tersebut, kata Hiru. Setelah gajah tersebut menjalani beberapa kali perawatan, jenazahnya dikuburkan.

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sedang mempertimbangkan pemasangan kandang setelah adanya laporan harimau dan gajah melintasi jalan. Baca selengkapnya

Selain nasib masyarakat adat dan penerimaan mahasiswa baru Unair, ada pula kajian dampak perubahan iklim terhadap masalah human green. Baca selengkapnya

Sebuah studi baru melaporkan dampak perubahan iklim terhadap konflik manusia-anak. Baca selengkapnya

Sekelompok netizen menggalang dukungan untuk mengusut kematian Rahman, penjaga gajah taman nasional yang tewas diracun di Riau. Baca selengkapnya

Ketika dia melihat seekor gajah bernama Raman, dia menjadi lemah dan kehilangan jari tangan kirinya. Baca selengkapnya

Hilangnya semut membuat singa kesulitan menangkap zebra di sabana karena gajah memakan pohon akasia. Baca selengkapnya

Chicco Jerikho meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengusut kematian Rahman, seekor gajah yang diduga diracuni untuk diambil gadingnya.

Seekor gajah sumatera (elephas maximus sumatrensis) asal Taman Nasional Tesso Nilo Pelalawan, Riau diduga mati karena keracunan. Baca selengkapnya

Seekor anak sapi berumur lima tahun ditemukan tergeletak di tepi sungai. Baca selengkapnya

Sekarang, Pusat Taman Nasional Kambas telah bersenang-senang dengan menunggang gajah dan menunggang gajah. Ada paket wisata baru untuk wisatawan. Baca selengkapnya

Studi: Perubahan Iklim Picu Peningkatan Konflik Gajah dan Manusia

Kaurama, Jakarta – Risiko konflik antara gajah dan manusia diperkirakan meningkat akibat perubahan iklim dan faktor lingkungan antropogenik lainnya. Tren yang meresahkan ini terungkap dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Ini adalah studi pertama yang meneliti dampak peningkatan suhu terhadap interaksi manusia-gajah. “Konflik manusia-satwa liar dapat berdampak buruk pada manusia dan satwa liar serta dapat menghambat upaya konservasi,” kata penulis studi tersebut, menurut earth.com.

Studi ini mengkaji bagaimana kemungkinan dampak perubahan iklim, pergeseran jejak pertanian, dan perubahan kepadatan populasi dapat mempengaruhi prevalensi dan intensitas konflik dengan dua spesies besar yang terancam dan berkonflik: gajah Asia dan Afrika.

“Memahami bagaimana risiko konflik dapat berubah akibat perubahan iklim dapat membantu para pegiat konservasi dan pengelola satwa liar mengalokasikan sumber daya mitigasi dan konservasi ke spesies dan wilayah yang rawan konflik,” kata penulis studi tersebut.

Para peneliti memetakan risiko konflik manusia-gajah di berbagai habitat gajah. Hasilnya menunjukkan bahwa ketika suhu meningkat dan perambahan manusia terhadap habitat gajah meningkat, kemungkinan terjadinya konflik akan meningkat. Situasi ini menghadirkan tantangan besar dalam mengelola interaksi manusia-satwa liar, yang berdampak pada kelangsungan hidup dan kesejahteraan kedua spesies.

Mia Guarnieri, ahli biologi dan peneliti satwa liar, mengatakan kepada ABC News bahwa konflik manusia-gajah mempunyai konsekuensi negatif bagi kedua belah pihak. Ada contoh penjarahan tanaman dimana gajah memakan hasil panen, yang mengakibatkan gajah dibunuh sebagai hukuman bagi para petani.

Pertanian, khususnya penanaman jagung, salah satu tanaman favorit gajah, banyak menimbulkan konflik serupa. Menurut Guarnier, dampak samping dari penjarahan tanaman termasuk kematian gajah, yang juga berdampak signifikan terhadap penghidupan para petani.

Konflik manusia-gajah tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik dan ekonomi, namun juga melemahkan upaya lokal. Upaya-upaya ini sangat penting bagi spesies yang mengalami penurunan populasi dalam beberapa dekade terakhir akibat hilangnya habitat dan perdagangan gading. Baca Juga: Pertemuan Manusia-Gajah di Kawasan Konsesi Jambi

Menyusul laporan adanya harimau dan gajah yang melintasi jalan, pihak Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sedang mempertimbangkan untuk memasang kandang perangkap. Baca artikel

Laporan PBB tersebut memuat hiu bambu dan tiga hewan liar lainnya yang hidup di Indonesia. Ribuan spesies yang bermigrasi berada dalam kondisi kritis. Baca artikel

Jumlah karbon organik yang tersimpan di dalam tanah 10 kali lebih besar dibandingkan seluruh karbon di atmosfer. Mengurangi dampak perubahan iklim. Baca artikel

Negara-negara yang mengalami kekeringan pada tahun lalu, termasuk Indonesia, bisa saja terkena La Nina. Suhu dingin La Nina ditandai dengan Baca selengkapnya

Ketua UNFCCC, Dvikorita Karnavati, mengatakan perubahan iklim yang mengancam hampir seluruh dunia berkembang dengan sangat cepat. Baca artikel

Meski fenomena El Nino sudah melemah, namun kenaikan suhu permukaan laut global masih tinggi dan melampaui rekor global. Baca artikel

Selain nasib masyarakat adat dan penerimaan mahasiswa baru Unair, perubahan iklim juga berdampak pada konflik manusia-gajah. Baca artikel

Satgas ini menggalang dukungan untuk mengusut tuntas kematian Rahman, seekor gajah patroli taman nasional yang diracun di Riau. Baca artikel

Asian Development Bank menyetujui pinjaman sebesar Rp 6,62 miliar untuk meningkatkan sanitasi di Mataram, Pontianak dan Semarang Baca selengkapnya

Anies Baswedan mewawancarai Emil Salim saat masih duduk di bangku SMA. Kini mereka bertemu lagi untuk berdiskusi. Ganjari juga bertemu Emil sehari sebelumnya. Baca artikel