Arsip Tag: caleg gagal

Pengakuan Timses Caleg Ikut Skrining Kesehatan Mental demi Cari Ketenangan

Jakarta –

Sekitar 12 anggota parlemen dan presiden yang gagal pada Pemilu 2024 mengikuti program pemeriksaan kesehatan jiwa di RS Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (20/2/2024). Salah satu petugas survei, Fony Syahputra (38), yang merupakan salah satu caleg, mengaku sangat gugup setelah calon tersebut memperoleh suara di bawah target.

Pasca kecelakaan tersebut, ia mengalami permasalahan lain seperti sulit tidur dan sering memikirkan hasil pemilu.

Faktanya, dalam kasus saya, beberapa hari setelah pemilu, ternyata hasil salah satu kandidat kurang memuaskan dibandingkan tahun 2019, kata Fony saat ditemui wartawan.

Fony pun mengaku belum pernah dites. Awalnya, ia menolak mengikuti pemeriksaan psikologis karena stigma masyarakat.

Namun karena kondisinya yang mengganggu kesehariannya dan keinginannya untuk menenangkan diri, Fony memutuskan untuk memberanikan diri mengikuti ujian.

“Saya kira kebanyakan orang seperti itu (menderita gangguan jiwa), tapi mereka tidak berani menghadapi tes seperti ini. Takut disebut gila, stres,” kata Fonny.

“Sejujurnya, awalnya saya seperti, ‘Oh, saya akan disebut gila.’ Tapi kami mencoba melihat diri kami seperti itu,” tambahnya.

Pengalaman serupa juga dialami tim anggota parlemen lainnya bernama Sukron (41). Ia mengaku mulai mengalami gangguan kesehatan mental karena hasil penghitungan suara anggota parlemen yang didukungnya belum lengkap. Akibatnya, Sukron mengalami kesulitan tidur, kurang nafsu makan, dan detak jantung cepat.

“Yang saya rasakan sangat cemas, saya memikirkan banyak hal. Jadi saya sulit tidur, makan agak sulit, yang terpenting jantung saya tidak bekerja dengan stabil. Hasil syaraf saya tidak normal. juga,” kata Sukerona.

Menurut Sukron, dokter menyarankannya untuk sangat berhati-hati dengan lama istirahatnya karena gangguan tidur yang dideritanya. Selain itu, tim medis juga menyarankan Sukron untuk meningkatkan aktivitas fisik dan melakukan perubahan gaya hidup untuk meningkatkan kualitas istirahat.

Ia berharap pemeriksaan kesehatan dan wawancara yang ia selesaikan akan membuatnya merasa nyaman.

“Hanya untuk mencari ketenangan, ini studiku, ini rencanaku, untuk menenangkan hatiku, aku capek, menurutku, kuat dan badan, semuanya seperti itu,” ujarnya. Tonton video “Waspadai Masalah, Kegagalan Pemilu Dapat Menyebabkan Gangguan Pernafasan” (avk/kna)

Dokter Ungkap Jenis Gangguan Jiwa yang Sering Dialami Caleg Kalah Pemilu

Jakarta –

Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah usai. Masyarakat Indonesia memilih calon presiden, calon wakil presiden, dan calon legislatif.

Namun banyak calon legislatif yang tidak mendapatkan suara yang diharapkan sehingga tidak mewakili rakyat. Hal ini sering kali menyebabkan stres, depresi, dan bahkan penyakit mental yang tidak terdiagnosis.

Psikolog Dr. Jap Mustopo Bahtiar, SpKJ, dari Mayapada Hospital mengungkap gangguan jiwa yang umum terjadi. Sulit tidur, cemas, depresi, sedih, dan pola berpikir terganggu.

Saat diwawancarai detikcom, Jumat (16/2/2024), ia mengatakan, “Penyakit jiwa ini tidak lepas dari masa lalunya, dan ia selalu memikirkan dirinya sendiri. Makanya ia gugup saat tidur.”

“Mungkin dari segi politik dia merasa kecewa, harapannya gagal, merasa tidak sesuai dengan kenyataan,” lanjut Dr. Jepang. Jadi dia sedih.”

Menurut Dr. Japp, kesulitan tidur dan perubahan perilaku adalah salah satu tanda pertama penyakit mental yang nyata. Kondisi ini berdampak pada keluhan spesifik atau fisik tanpa adanya penyakit tertentu.

“Dia tertidur sebentar,” jelasnya. Sehingga timbul kesulitan untuk tidur, kemudian cepat bangun, dan lama kelamaan menjalar ke beberapa keluhan. “Dia juga mudah cemas, jantungnya berdebar-debar, dan asam lambungnya tinggi.”

Apakah itu mempengaruhi jantung?

Dr tidak menyangkal. Jap kemungkinan adanya beberapa keluhan jantung seperti jantung berdebar. Namun, penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan ini.

“Bagi saya, harus ada pemeriksaan fisik dan psikis,” kata dr. Jepang. “Saya selalu memeriksa elektrokardiogram (EKG) pasien untuk mendeteksi (kemungkinan masalah jantung).”

“Selain itu, kami memeriksa tekanan darah, denyut nadi, dan rontgen untuk melihat apakah jantungnya membesar. Jika tidak obyektif, mungkin karena kecemasan yang mempengaruhi jantung. menyimpulkan. “Waspadalah terhadap stres akibat gagal pemilu, sakit perut” (sao/naf)

Cegah Caleg Gagal Depresi, Psikiater: Dukungan Keluarga Penting Sekali

Kaurama, MAKASSAR — Jenis dukungan yang dinilai paling penting dan diperlukan bagi calon legislatif (caleg) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Menurut dokter spesialis jiwa di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar, Sulawesi Selatan dr. Agus Japari mengatakan, dukungan keluarga bisa menghindarkan para calon legislatif dari kegagalan dan beban.

“Dukungan keluarga sangat penting, harus ada dan baik. Agar caleg yang gagal bisa bertahan, kembali normal, tidak berkobar dalam kegagalan dan bisa kembali berkarya,” jelas Dokter Spesialis Psikiatri di Makassar, Senin. (19/) 2/2024).

Menurutnya, keluarga harus berperan dalam mengedepankan kepentingan calon legislatif yang gagal, karena tidak dapat dipungkiri bahwa penurunan tersebut sering kali menyebabkan depresi pada calon legislatif yang gagal. Support system atau sistem pendukung, tidak hanya dari keluarga, tapi juga dari teman dan lingkungan, dinilai sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental para calon hukum yang lebih abai terhadap kenyataan.

“Dukungan ini harus selalu memberikan dukungan, dorongan, dan nasehat, karena jika ada yang gagal pasti akan jatuh pada calon legislatif (yang berkurang minatnya). Tapi kalau tidak ada dukungan, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk sakit jiwa. ,” kata Agus.

Namun, kalaupun ada yang sakit karena terabaikan oleh anggota legislatif, psikiater Sulsel mengimbau pihak keluarga bisa mendampingi dan datang berkonsultasi. Lalu kata Agus, Anda akan melihat betapa seriusnya gangguan pikiran tersebut. Tahapan penyakit jiwa dimulai dari rasa cemas, cemas berlebihan hingga menyebabkan sulit tidur atau insomnia, kemudian banyak pikiran hingga kehilangan minat terhadap waktu, dan terakhir depresi.

“Dadi datang ke RSKD Dadi, kami siap memberikan konsultasi. Biasanya ada yang mencoba setelah pemilu Legislatif, meski tidak banyak,” ujarnya.

Terkait kesehatan jiwa calon legislatif yang gagal, pemerintah pusat juga berkomitmen menyiapkan pengobatan bagi mereka melalui imbauan ke seluruh Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di seluruh Indonesia. RSKD Dadi Makassar telah menyiapkan 14 orang psikiater untuk memberikan pelayanan lebih kepada calon legislatif yang mengalami depresi pasca Partai Demokrat 2024.

Koordinator Humas RSKD Dadi, Dr Wawan Satriawan mengatakan, tidak ada satupun calon legislatif yang datang untuk berkonsultasi. “Kita masih bisa menunggu pemilu dan pemungutan suara, tapi kita berharap tidak ada yang mengalami kesedihan,” ujarnya.

Dokter Jiwa Ungkap Jenis Gangguan Mental yang Rentan Dialami Caleg Gagal Pemilu

Jakarta –

Dalam proses pemilu, tidak jarang ditemukan calon legislatif yang mengalami gangguan kesehatan mental saat menunggu hasil penghitungan suara. Hal ini biasanya terjadi ketika jumlah suara yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Psikiater Dr Alphonse Edward Saun dari RSUD Tamansari mengatakan ‘kesulitan menerima kenyataan’ merupakan masalah yang sering dihadapi calon legislatif yang gagal. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan mental.

Dr. Situasi stres yang dialami oleh calon legislatif yang gagal dapat menyebabkan gangguan makan tahap awal, gangguan tidur, dan penurunan produktivitas, kata Edwards.

“Kemudian mulai menjadi lebih serius, misalnya tekanan emosional, depresi, kecemasan. Yang lebih serius bisa berupa kondisi psikotik, halusinasi, delusi, atau keyakinan tentang sesuatu yang tidak sesuai fakta,” kata Dr. Edward berkata, kepada detikcom di Jakarta Barat, Selasa (20/2/2024).

Dr. Edward mengatakan, tingkat masalah kesehatan mental yang dimiliki seseorang erat kaitannya dengan kemampuan orang tersebut dalam mengelola tingkat stres. Semakin baik kemampuan mengatasi stres, semakin kecil pula konsekuensi ‘kegagalan’.

Menurut Dr Edward, kemampuan mengelola pikiran, perasaan, perilaku dan persepsi sangat penting bagi setiap orang, terutama para calon legislatif.

“Penyebabnya banyak faktor, mulai dari faktor genetik yang paling mendasar, ciri-ciri kelahiran, faktor lingkungan, keluarga, budaya, dan faktor masyarakat sekitar,” kata dr. kata Edward.

Misalnya, jika masyarakat kurang mendapat dukungan untuk menerima kenyataan, maka masyarakat akan sulit menerima ketika ada kabar buruk atau situasi yang tidak sesuai harapannya, ujarnya. Simak Video “Waspadalah Stres Gagal Pemilu Bisa Bikin Sakit Perut” (avk/kna)

Dinkes DKI Siapkan Layanan Khusus Tangani Caleg Gagal yang Kena Gangguan Mental

Jakarta –

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan beberapa puskesmas dan layanan kesehatan jiwa bagi peserta pemilu 2024. Puluhan Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di DKI diperkirakan akan menampung calon legislatif (caleg) dan peserta pemilu yang mengalami stres dan gangguan jiwa.

“Kami siap jika ada kelompok (waktu) yang mencalonkan diri, calon legislatif (caleg), atau mengalami gangguan kesehatan mental atau kejiwaan karena gagal dan membutuhkan pertolongan psikologis. Mereka tersebar di 25 Puskesmas di DKI Jakarta dan 13 Puskesmas. RS daerah,” ujarnya. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta dr Ani Ruspitawati mengatakan kepada ANTARA, Senin (12/2/2024).

Jika calon legislatif atau anggota tim mengalami gejala penyakit jiwa, maka akan diperiksa terlebih dahulu di puskesmas setempat. Jika Anda memiliki gangguan mental, Anda mungkin akan dirujuk ke rumah sakit setempat yang memiliki psikiater atau spesialis kesehatan mental.

Dr Ani mengatakan, secara umum calon legislatif kerap mengalami stres dan tekanan psikologis. Namun hingga saat ini, Dinas Kesehatan DKI belum pernah menemukan satupun calon legislatif yang membutuhkan layanan skrining kesehatan jiwa.

“Pada pemilu 2024, dengan adanya perbaikan fasilitas dan pelayanan kesehatan jiwa, kami akan mendata peserta pemilu yang tidak bisa berobat di puskesmas kami di DKI Jakarta,” kata Ani.

Berikutnya: Daftar puskesmas yang melakukan skrining gangguan jiwa

(kna/kna)