Suka Bakso, Gorengan Sampai Makanan Tinggi Gula Waspada Perlemakan Hati

Wecome Kaurama di Situs Kami!

JAKARTA – Siapa yang tidak menyukai makanan manis seperti gorengan, manisan, dan minuman manis? Makanan jenis ini sering kita santap sebagai camilan, terutama saat bekerja atau bersantai sambil menonton drama favorit. Suka Bakso, Gorengan Sampai Makanan Tinggi Gula Waspada Perlemakan Hati

Tetapi berhati-hatilah! Pasalnya, seringnya konsumsi buah anggur, gorengan, dan makanan berlemak tinggi gula dapat memicu terjadinya penyakit hati berlemak atau dikenal dengan istilah perlemakan hati. Bagaimana bisa? Tumor Usus yang Diidap Mpok Atiek Bisa Jadi Kanker, Kenali Faktor Risiko untuk Mencegahnya

FYI, perlemakan hati atau steatosis hati adalah penimbunan lemak berlebih di hati. Akumulasi abnormal ini biasanya terjadi pada sel hati. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi hati yang harus memproses makanan dan minuman serta menyaring zat berbahaya dari darah.

Konsultan Ginjal dan Pencernaan, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. Irsan Hasan, Sp.PD-KGEH Perlemakan hati juga bisa disebabkan oleh gaya hidup atau kebiasaan gaya hidup seperti mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula.

“Ini soal gaya hidup. Perlemakan hati itu bisa karena alkohol, bisa karena metabolisme makanan dan sebagainya, bisa juga karena obat-obatan, tapi tidak banyak. Di Indonesia alkoholnya tidak banyak, banyak metabolismenya.” Faktor Metabolisme Makanan, Terkait Makanan Berlemak Gula dan makanan berkalori tinggi dapat menyebabkan perlemakan hati, ujarnya dalam acara Hidup Sehat TVOne, Selasa, 2 Januari 2024.

Penyakit hati berlemak dianggap sebagai penyakit baru di masyarakat. Karena orang mengira hanya bisa menumpuk di perut dan bukan di hati.

“Kami memikirkan perlemakan hati di Amerika, di Eropa, yang penduduknya kaya, dengan obesitas. Pada tahun 2000, kami mengumpulkan data berdasarkan survei, 30 persen penduduk yang disurvei menderita perlemakan hati,” ujarnya.

Pada saat yang sama, hal ini dikaitkan dengan gejala hati. Gejala perlemakan hati seringkali tidak terlihat dengan mata telanjang, terutama pada tahap awal. Namun jika Anda mengalami gejala seperti mata kuning dan muntah darah, itu sudah termasuk obesitas stadium lanjut.

“Semua yang berhubungan dengan liver, tahap awal tidak menunjukkan gejala. Tahap lanjut baru terlihat ketika saya tahu mata saya kuning, kalau saya punya hati berlemak, sudah terlambat. Apakah sudah terlambat untuk muntah darah? Anda punya lemak Sulit. Perlemakan hati tidak bisa dideteksi dari luar,” ujarnya

Oleh karena itu, kata Irsan, mereka yang memiliki riwayat diabetes, perut buncit, dan obesitas harus berhati-hati. Dengan melakukan pemeriksaan USG. Suka Bakso, Gorengan Sampai Makanan Tinggi Gula Waspada Perlemakan Hati

“Ketika Anda mencurigai bahwa gizi buruk berhubungan dengan obesitas, diabetes mulai berkembang, carilah perlemakan hati. Anda dapat mengetahui apakah Anda memiliki perlemakan hati dengan USG. Kebanyakan tes tidak melakukan USG, tidak hanya darah, tetapi perlemakan hati. Hati adalah tidak terdeteksi,” – jelasnya. Sempat singgah makan bubur bersama Jokowi, Prabowo mendoakan suksesnya bisnis kuliner Sholeh. Sholeh, pedagang daging di Magelang, senang menjual dagangannya usai kedatangan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Senin sore, 24 Kaurama 29 Januari 2024