Pemkab Banyumas Fokus Operasikan Trans Banyumas pada 17 September 2023

Pemkab Banyumas sedang mempersiapkan untuk mengoperasikan kembali layanan bus Buy The Service (BTS) Trans Banyumas pada 17 September 2023. Layanan ini terpaksa dihentikan sementara sejak 30 Agustus 2023 karena berakhirnya dukungan anggaran operasional dari pemerintah pusat. Kembalinya layanan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat yang sangat bergantung pada moda transportasi umum ini.

Persiapan Pemkab Banyumas untuk Melanjutkan Trans Banyumas

Agus Nur Hadie, Sekretaris Daerah Banyumas sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), mengungkapkan bahwa Pemkab telah menyiapkan anggaran melalui APBD Perubahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan layanan Trans Banyumas dapat beroperasi kembali dan memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.

“Kami menargetkan untuk bisa kembali beroperasi pada tanggal 17 September. Namun, kami masih menunggu hasil evaluasi dari gubernur,” ujarnya di Purwokerto, Banyumas pada Senin (14/9).

Status APBD Perubahan

Menurut Agus, APBD Perubahan Kabupaten Banyumas telah mendapatkan persetujuan dari Bupati dan DPRD setempat. Saat ini, anggaran tersebut sedang dalam tahap evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Setelah evaluasi selesai dan hasilnya diterima, kami akan menetapkan APBD Perubahan tersebut dan memproses Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang menjadi syarat untuk melaksanakan anggaran,” jelasnya.

Proses Pengadaan dan Pengoperasian

Setelah DPA dikeluarkan, Pemkab Banyumas akan segera memproses pengadaan barang dan jasa yang diperlukan. “Jika semua proses berjalan lancar, kami bisa memulai layanan dalam waktu sekitar tiga hari setelah DPA turun,” tambahnya.

Kecepatan dalam proses ini sangat penting, mengingat penghentian layanan Trans Banyumas telah berdampak signifikan terhadap masyarakat yang mengandalkan layanan ini untuk mobilitas sehari-hari.

Tarif Trans Banyumas

Terkait tarif, Agus memastikan bahwa tidak ada rencana untuk menaikkan tarif untuk layanan Trans Banyumas dalam waktu dekat. “Saat ini, belum ada rencana untuk menaikkan tarif,” tegasnya.

Komunikasi dengan Pemerintah Pusat

Di sisi lain, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono juga telah berupaya melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat di Jakarta. Tujuannya adalah untuk mendapatkan tambahan dukungan anggaran bagi operasional Trans Banyumas.

“Kami berharap pemerintah pusat dapat kembali memberikan dukungan melalui program BTS, sehingga beban yang harus ditanggung daerah dapat berkurang,” ungkap Agus.

Pentingnya Dukungan Anggaran

Menurut Agus, dukungan dari pemerintah pusat sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan layanan Trans Banyumas. “Dengan adanya tambahan dana dari Kementerian Perhubungan untuk program BTS, beban APBD dapat lebih ringan, sehingga anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk kegiatan lain yang juga penting,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah dan pusat dalam memastikan keberlangsungan layanan publik yang vital seperti Trans Banyumas.

Impact dari Penghentian Layanan

Penghentian layanan Trans Banyumas yang dimulai pada tanggal 30 Agustus 2023 disebabkan oleh tidak adanya dukungan anggaran operasional dari pemerintah pusat. Hal ini sangat mempengaruhi masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada layanan tersebut sebagai salah satu moda transportasi utama.

Dengan adanya rencana untuk mengoperasikan kembali layanan ini, diharapkan masyarakat dapat kembali menikmati kemudahan akses transportasi yang selama ini mereka andalkan.

Keberlanjutan Layanan Transportasi

Pemkab Banyumas terus berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan layanan Trans Banyumas. Dalam hal ini, mereka berupaya menyusun strategi yang tepat, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran dan komunikasi dengan pihak terkait.

Melalui langkah-langkah yang diambil, Pemkab Banyumas berharap dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dan menjadikan Trans Banyumas sebagai pilihan utama bagi warga Banyumas.

Menatap Masa Depan Trans Banyumas

Saat memasuki era baru dalam pengoperasian Trans Banyumas, tantangan dan peluang akan selalu ada. Pemkab Banyumas berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjadikan transportasi umum ini lebih baik dan lebih efisien.

Dengan adanya komitmen dari Pemkab dan dukungan dari pemerintah pusat, harapannya adalah Trans Banyumas tidak hanya akan beroperasi kembali, tetapi juga berkembang menjadi layanan yang lebih baik di masa mendatang.

➡️ Baca Juga: Fidji Simo Mundur dari OpenAI, Kesehatan Zuckerberg Terlambat Diterapkan pada Strategi

➡️ Baca Juga: Gubernur Mirza Resmikan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur

Exit mobile version