Pelindo Tanjungpinang Tingkatkan Kenyamanan Pemudik di Pelabuhan SBP

Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kini tengah berfokus untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang pada saat arus mudik Idul Fitri 2026. Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang, yang bertanggung jawab atas pengelolaan pelabuhan ini, telah melaksanakan berbagai langkah strategis guna memastikan pengalaman terbaik bagi para pemudik.
Upaya Peningkatan Fasilitas Pelabuhan
Adyttia Dusmara, Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan serangkaian perbaikan fasilitas dan infrastruktur. Salah satu fokus utama adalah menjaga kebersihan area terminal dan toilet di Pelabuhan SBP, yang merupakan aspek krusial untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi penumpang.
“Kami juga telah menambah jumlah pendingin ruangan (AC) di ruang tunggu, sehingga penumpang dapat merasa lebih nyaman saat menunggu keberangkatan kapal,” jelas Adyttia pada Selasa, 17 Maret.
Pemudahan Akses Pembelian Tiket
Dalam upaya lebih lanjut, Pelindo berkoordinasi dengan agen pelayaran untuk mendorong penggunaan sistem pembelian tiket secara online. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi antrean di pelabuhan, memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tiket tanpa harus menghabiskan waktu menunggu di lokasi.
Penambahan Area Parkir
Menyadari keterbatasan area parkir di Pelabuhan SBP, Pelindo juga berencana memanfaatkan bahu jalan Tugu Sirih sebagai tambahan area parkir. Ini diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan penumpang yang mungkin terjadi selama periode mudik.
Optimalisasi Area Pejalan Kaki
Pelindo Tanjungpinang juga berkomitmen untuk mengoptimalkan area pedestrian di Pelabuhan SBP. Langkah ini dilakukan untuk menghindari penumpukan penumpang di area kedatangan, terutama saat puncak arus mudik yang diperkirakan akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.
Modernisasi Fasilitas Terminal
Fasilitas terminal juga mendapatkan perhatian khusus dengan modernisasi yang mencakup perbaikan eskalator dan penerapan sistem pengumuman menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang mendukung tiga bahasa. Selain itu, akses wifi dengan sistem pemindaian barcode dan ruang laktasi bagi ibu menyusui juga disediakan untuk meningkatkan kenyamanan.
Persiapan Arus Mudik Lebaran
Secara keseluruhan, Adyttia menegaskan bahwa Pelindo Tanjungpinang siap untuk melayani arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dengan baik. Hal ini didukung oleh prediksi Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Febrianto Dian Iskandar, yang memperkirakan adanya peningkatan jumlah penumpang sebesar 1,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Diperkirakan, jumlah penumpang akan meningkat dari 158 ribu menjadi 161 ribu orang.
Persiapan Kapal dan Dukungan Transportasi
KSOP juga telah menyiapkan 42 kapal cepat untuk melayani angkutan Lebaran di Pelabuhan SBP. Layanan ini mencakup trayek domestik antar pulau serta tujuan internasional menuju Malaysia dan Singapura.
- 42 kapal cepat disiapkan untuk angkutan Lebaran.
- Layanan mencakup trayek domestik dan internasional.
- Prediksi peningkatan penumpang sebesar 1,9% dibandingkan tahun lalu.
- Penggunaan kapal cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
- Fokus pada rute Tanjungpinang dan Batam yang biasanya padat.
Koordinasi dengan Stakeholder
Febri menambahkan bahwa KSOP, bersama semua pemangku kepentingan terkait, telah mendirikan posko pelayanan terpadu Operasi Ketupat Seligi 2026 di depan Pelabuhan SBP Tanjungpinang. Periode angkutan Lebaran tahun ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 13 hingga 30 Maret 2026.
Dengan berbagai persiapan ini, Pelindo Tanjungpinang berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pemudik, memastikan bahwa setiap penumpang dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan mereka. Melalui langkah-langkah yang diambil, diharapkan arus mudik Idul Fitri 2026 dapat berlangsung dengan lancar dan tertib.
➡️ Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan Meroket 5,71 Persen, Lampaui Provinsi dan Nasional
➡️ Baca Juga: Nasabah BRI Harus Waspada Terhadap Modus Penipuan File APK Menjelang Lebaran



