happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

slot depo 10k slot depo 10k
Teknologi

Pelajar SMAN 81 Jakarta Ciptakan Game NEMURI dan Tembus Panggung Internasional di Seoul

Jakarta – Empat siswa dari SMAN 81 Jakarta berhasil membawa inovasi mereka ke panggung internasional dengan karya game berjudul NEMURI. Tim Neuva, yang terdiri dari para pelajar tersebut, menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka di Final BETTER GROUND 2026 yang diadakan di PUBG Seongsu, Seoul, Korea Selatan, pada 18 September 2026. NEMURI bukan hanya sekadar permainan; ini adalah sebuah pengalaman 3D yang menggabungkan elemen petualangan psikologis dengan narasi mendalam, yang bertujuan untuk mengangkat isu penting seperti insomnia dan kesehatan emosional. Dalam permainan ini, pemain akan mengikuti perjalanan Kael, karakter utama yang menjelajahi dunia yang dibentuk oleh pikiran dan emosinya sendiri. Mereka harus memecahkan teka-teki sambil berkolaborasi dengan karakter lain untuk mengatasi ketakutan serta ingatan yang mengganggu, dan membawa pesan tentang pentingnya mengenali dan menerima emosi diri sendiri.

Perjalanan NEMURI Menuju Panggung Internasional

Keberhasilan Tim Neuva untuk mewakili Indonesia di Seoul tidak terlepas dari serangkaian kompetisi yang mereka ikuti di Tanah Air. NEMURI terpilih setelah tim ini berhasil melewati program BETTER GROUND High School di Indonesia, yang dirancang untuk memberikan wawasan serta pengalaman praktis di industri game kepada siswa sekolah menengah. Program ini mendorong peserta untuk belajar membagi tanggung jawab, menerima masukan, dan menyelesaikan masalah secara kolaboratif.

Kompetisi dibuka dengan tahap global PLAY pada 18 April, di mana 238 pelajar berpartisipasi dan mendapatkan pengetahuan dari pengembang game terkemuka, KRAFTON. Di sini, mereka juga diharuskan untuk mengajukan rancangan proyek mereka, yang kemudian dinilai oleh para profesional di industri game Indonesia. Dari tahap tersebut, hanya 10 tim yang tersisa, atau sekitar 40 pelajar, yang berhasil maju ke fase berikutnya.

Pada tahap UP, mentor dari lima perusahaan game lokal memberikan bimbingan secara daring. Mereka membantu dalam berbagai aspek, mulai dari perencanaan proyek, integrasi fitur, hingga pengujian game dan persiapan presentasi. Setelah melalui penilaian proposal, pengujian game, presentasi, dan sesi tanya jawab, Tim Neuva akhirnya terpilih untuk mewakili Indonesia di Seoul.

Pengalaman Berharga bagi Anggota Tim

Bagi Keisha Rima Sofia, salah satu anggota Tim Neuva, pengalaman ini menjadi sangat berarti. Dia mengungkapkan, “Perjalanan ini adalah kesempatan sekali seumur hidup yang sangat berharga bagi kami. Dari awalnya merancang ide dengan pengetahuan yang masih terbatas hingga dapat berinteraksi dengan para pelajar serta pengembang game yang menginspirasi, kami belajar banyak.” Keisha menambahkan bahwa pengalaman ini mengajarkan mereka untuk tidak takut mencoba dan menyadari bahwa kesempatan tidak hanya datang begitu saja, tetapi harus diciptakan melalui usaha yang terus-menerus untuk belajar dan berkembang.

Belajar dan Berkolaborasi di BETTER GROUND 2026

Final BETTER GROUND 2026 mempertemukan 17 tim, di mana 12 di antaranya berasal dari Korea Selatan, serta satu tim masing-masing dari India, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Interaksi antar peserta menjadi aspek penting dalam acara ini, karena setiap tim memiliki kesempatan untuk mencoba karya dari negara lain, bertukar masukan, dan melihat pendekatan yang berbeda dalam mengembangkan game.

Utami Anita Herawati, Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, menilai bahwa pengalaman lintas negara ini memberikan pelajaran berharga bagi pelajar Indonesia. Dia menyatakan, “Interaksi lintas negara memberikan wawasan penting bagi peserta untuk memahami bahwa tantangan yang sama dapat diatasi dengan cara yang berbeda.” Hal ini meningkatkan keterbukaan, adaptabilitas, dan semangat belajar, yang menjadi semakin penting dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dunia kerja yang cepat berubah.

Utami berharap pengalaman ini dapat memperkuat kesiapan peserta dalam menciptakan peluang di ekosistem digital masa depan, mengingat BETTER GROUND High School diluncurkan di Korea Selatan pada 2023 dan kemudian diperluas ke negara lain pada 2025.

Peran KRAFTON dalam Pengembangan Keterampilan

Karyawan KRAFTON juga aktif berperan sebagai mentor dalam program ini. Taeryun Kim, Kepala Departemen Hubungan Korporat KRAFTON, menjelaskan bahwa tujuan dari program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dalam pembuatan game. “Kami berkomitmen untuk mendukung pelajar dalam mengembangkan keterampilan teknis sekaligus kompetensi sosial yang penting, seperti kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah, guna membantu mereka tumbuh menjadi talenta digital masa depan,” ungkapnya.

NEMURI menjadi contoh nyata bagaimana proses pembuatan game dapat berfungsi sebagai sarana bagi pelajar untuk belajar tentang kerja tim, menerima kritik, serta mengembangkan ide. Melalui pengalaman ini, mereka juga dapat melihat langsung bagaimana ekosistem game beroperasi di luar Indonesia.

Keterampilan yang Diperoleh Melalui Proses Pengembangan Game

Pengembangan game tidak hanya tentang menciptakan produk yang menarik, tetapi juga tentang belajar berbagai keterampilan yang bermanfaat. Selama proses ini, anggota Tim Neuva mempelajari berbagai aspek, antara lain:

  • Manajemen Proyek: Mengatur waktu dan sumber daya dengan efektif untuk mencapai tujuan.
  • Kreativitas: Mengembangkan ide-ide baru dan inovatif dalam merancang game.
  • Kerja Tim: Bekerja sama dengan anggota tim lainnya untuk menyelesaikan proyek.
  • Keterampilan Komunikasi: Mampu menyampaikan ide dan menerima feedback dengan baik.
  • Adaptabilitas: Mampu beradaptasi dengan perubahan dan tantangan yang muncul selama proses pengembangan.

Dengan keterampilan tersebut, para pelajar tidak hanya siap untuk berkarir di industri game, tetapi juga untuk menghadapi tantangan di berbagai bidang lain di masa depan.

Pesan Moral di Balik NEMURI

Lebih dari sekadar permainan, NEMURI menyampaikan pesan moral yang mendalam. Isu insomnia dan kesehatan emosional yang diangkat melalui karakter Kael dan perjalanan yang dihadapinya, memberikan kesempatan bagi pemain untuk merenungkan pentingnya kesehatan mental. Melalui pengalaman bermain, pemain diajak untuk lebih memahami emosi mereka dan bagaimana cara menghadapinya.

Dalam dunia yang semakin kompleks ini, game seperti NEMURI dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental dan emosional. Dengan mengajak pemain untuk berinteraksi dengan karakter yang menghadapi tantangan serupa, diharapkan dapat mendorong diskusi dan pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu ini dalam kehidupan sehari-hari.

Pengaruh Game NEMURI di Kancah Internasional

Ketika NEMURI dipresentasikan di Seoul, banyak peserta dari negara lain yang terkesan dengan inovasi yang ditawarkan. Respons positif ini menunjukkan bahwa game yang dikembangkan oleh pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional. Hal ini bukan hanya menandakan kemampuan siswa Indonesia, tetapi juga potensi besar yang dimiliki oleh industri game di Indonesia.

Dengan semakin banyaknya pelajar yang terlibat dalam pengembangan game, diharapkan akan ada lebih banyak inovasi yang muncul di masa depan. Keberhasilan Tim Neuva dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengeksplorasi dunia game dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk sukses di bidang ini.

Secara keseluruhan, perjalanan Tim Neuva dengan NEMURI menjadi contoh nyata bagaimana pelajar dapat berkontribusi di kancah internasional. Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat mengubah ide-ide kreatif menjadi kenyataan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan industri yang lebih luas.

➡️ Baca Juga: Rekomendasi HP RAM Besar Harga Rp1 Jutaan April 2026 dengan Storage Luas dan Performa Handal

➡️ Baca Juga: Gelombang Tinggi Capai 5 Meter, BPBD Cianjur Anjurkan Nelayan Selatan Berhenti Melaut

Related Articles

Back to top button