KONI DKI Siapkan Data Calon Tim Pelatda Untuk Menyaring Atlet Berkualitas

Jakarta – KONI DKI Jakarta tengah melakukan pendataan calon tim pelatihan daerah (Pelatda) di Lantai 4 Gedung KONI, yang berlokasi di Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat. Proses ini melibatkan 700 individu, termasuk pelatih, asisten pelatih, dan atlet, dengan tujuan untuk mengevaluasi rekam jejak prestasi serta kondisi kesehatan mereka. Pendataan ini merupakan langkah awal yang krusial dalam upaya mencari dan menyaring atlet berkualitas yang akan mewakili DKI Jakarta di berbagai kompetisi mendatang.
Analisis Data untuk Pembinaan Atlet
Data yang berhasil dikumpulkan akan dianalisis oleh KONI DKI Jakarta dan dijadikan acuan oleh Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Melalui analisis ini, diharapkan dapat ditentukan langkah-langkah strategis untuk pembinaan atlet yang berprestasi dan berpotensi. Pendekatan data-driven ini tidak hanya mengutamakan hasil, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan atlet.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Prof. Dr. Hidayat Humaid, M.Pd, menekankan pentingnya pendataan ini. Ia menyatakan bahwa tujuan dari proses ini adalah untuk mengkaji jejak rekam seluruh atlet menjelang PON 2028 yang akan dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepemimpinan dan Komitmen Bersama
Prof. Hidayat Humaid, yang akrab disapa Prof HH, mengajak seluruh pelatih, asisten pelatih, dan atlet untuk tetap berkomitmen dan bersinergi dalam upaya mengharumkan nama Jakarta di kancah nasional maupun internasional. Komitmen ini sangat penting, terutama menjelang perhelatan PON yang akan datang.
“Kami memiliki tanggung jawab besar dari Gubernur Pramono Anung dan DPRD untuk meraih juara umum. Dengan kerja sama tim yang solid, kami yakin cita-cita tersebut bisa tercapai,” kata Prof HH, yang juga merupakan seorang profesor di bidang olahraga di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Sinergi untuk Prestasi Maksimal
Lebih lanjut, Prof HH menambahkan bahwa KONI DKI Jakarta terus berusaha untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, pencapaian prestasi tidak hanya ditentukan oleh usaha KONI sendiri, melainkan juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen yang terlibat dalam dunia olahraga.
Proses Verifikasi Pelatda
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas, menjelaskan bahwa pendataan calon tim pelatihan daerah (Pelatda) ini akan berlangsung dari Selasa hingga Jumat, pada tanggal 7 hingga 10 April 2026. Setiap harinya, proses pendataan ini dibagi menjadi dua sesi.
- Sesi pertama dimulai pukul 10:00 WIB
- Sesi kedua dimulai pukul 13:00 WIB
Setelah pendataan selesai, langkah selanjutnya adalah melakukan verifikasi, diikuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pihak-pihak terkait. Fatchul Anas menegaskan pentingnya langkah-langkah ini sebagai fondasi untuk meraih kesuksesan di PON NTT dan NTB.
Evaluasi Berkelanjutan untuk Atlet Berkualitas
Fatchul Anas juga menambahkan bahwa kegiatan pendataan ini merupakan langkah awal dalam persiapan menuju PON yang akan datang. “Kami akan terus melakukan analisis dan evaluasi. Ini bukanlah proses yang sekali jalan, tetapi akan dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa kami mendapatkan atlet dengan kualitas terbaik,” ujarnya. Pendekatan berkelanjutan ini diharapkan dapat semakin mengoptimalkan potensi atlet dan prestasi yang akan diraih oleh DKI Jakarta di ajang PON mendatang.
➡️ Baca Juga: Wisatawan Nusantara Dorong Pertumbuhan Ekonomi Selama Libur Lebaran
➡️ Baca Juga: Akselerasi AI di Asia-Pasifik Meningkatkan Ancaman Serangan API secara Signifikan




