Kapolda NTB Tinjau Simulasi Arus Penonton untuk MotoGP Mandalika 2023

Dalam persiapan menjelang event balap motor internasional yang dinanti-nanti, Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, mengambil langkah proaktif dengan melakukan tinjauan langsung terhadap simulasi manajemen arus penonton di Sirkuit Mandalika. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis sore (8/10/2026), dan bertujuan untuk memastikan seluruh sistem pengaturan lalu lintas berjalan dengan baik untuk Pertamina Grand Prix of Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan MotoGP Mandalika 2026.
Pentingnya Simulasi Arus Penonton
Simulasi yang dimulai pada pukul 16.30 Wita ini menguji rute dari Bundaran Sunggung menuju sirkuit, dengan fokus pada pengaturan pergerakan kendaraan penonton, shuttle bus, serta rombongan VVIP. Aktivitas ini menjadi sangat penting mengingat banyaknya pengunjung yang diharapkan akan memadati area sirkuit selama acara berlangsung.
Irjen Kalingga menyatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap skema kedatangan dan kepulangan penonton dapat berlangsung dengan terarah. Harapannya, pengaturan yang baik dapat membantu mengurangi kemacetan serta memperlancar pergerakan kendaraan bagi semua pihak yang terlibat dalam event tersebut.
Pemantauan Arus Kedatangan dan Kepulangan
Selama simulasi, Kombes Pol. Erwin Rachmat, Kepala Operasi Polda NTB, menjelaskan rute yang akan diambil oleh penonton yang menggunakan kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2). Kendaraan dari Gate 1 akan diarahkan untuk keluar melalui Black Gate I, kemudian menuju Bundaran Sunggung, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bypass Mandalika.
- Kendaraan R4 dan R2 keluar melalui Black Gate I
- Menuju Bundaran Sunggung
- Beralih ke Bypass Mandalika
“Untuk penonton yang menggunakan kendaraan, kami telah mengatur arus keluar dari sirkuit agar lebih teratur dan efisien,” ungkap Kombes Erwin.
Pengaturan Shuttle Bus untuk Kenyamanan Penonton
Pengaturan transportasi juga diperhatikan dengan seksama, terutama untuk shuttle bus yang akan digunakan oleh penonton. Setelah meninggalkan kawasan sirkuit, bus akan melalui Black Gate I, melanjutkan perjalanan menuju Bundaran Sunggung, lalu bergerak ke arah Parkir Timur untuk menurunkan penumpang.
Setelah menurunkan penonton di Parkir Timur, shuttle bus akan kembali ke Bundaran Sunggung dan berbelok menuju Black Gate II untuk menjemput penonton berikutnya. Skema ini dirancang agar proses antar-jemput dapat berjalan lancar dan teratur, sehingga penonton tidak perlu menunggu lama.
Jalur Khusus untuk Rombongan VVIP
Selain pengaturan untuk penonton biasa, Polda NTB juga telah menyiapkan jalur khusus untuk rombongan VVIP yang datang ke acara tersebut. Rombongan ini akan menggunakan jalur dari Bundaran BIZAM, melintasi Bypass Mandalika, menuju Bundaran Sunggung, dan akhirnya memasuki Sirkuit Mandalika melalui Red Gate.
- Rombongan VVIP menggunakan jalur khusus dari Bundaran BIZAM
- Melintasi Bypass Mandalika
- Menuju Bundaran Sunggung
- Masuk ke sirkuit melalui Red Gate
“Pengaturan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi rombongan VVIP selama berada di lokasi,” jelas Kombes Erwin.
Strategi untuk Arus Kepulangan
Dalam hal arus kepulangan, rombongan VVIP akan keluar dari sirkuit melalui Red Gate, lalu menuju Bundaran Sunggung. Setelah itu, kendaraan akan berbelok ke arah kiri menuju Bypass Mandalika, dan kembali ke Bundaran BIZAM. Pengaturan ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas saat acara berakhir.
Evaluasi dan Persiapan Akhir
Melalui simulasi ini, Polda NTB melakukan evaluasi terhadap alur pergerakan kendaraan di beberapa titik akses menuju dan dari Sirkuit Mandalika. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya persiapan pengamanan lalu lintas, yang bertujuan agar mobilitas penonton, shuttle bus, dan rombongan VVIP dapat mengikuti skema yang telah ditetapkan menjelang MotoGP Mandalika 2026.
Dengan segala persiapan yang dilakukan, harapannya adalah event MotoGP Mandalika 2026 dapat berjalan dengan sukses dan memberikan pengalaman yang tidak terlupakan bagi semua pengunjung. Polda NTB berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran acara, serta memastikan bahwa semua aspek transportasi dapat mendukung kelancaran event berskala internasional ini.
➡️ Baca Juga: Latihan Otot Kaki Tanpa Alat di Ruang Terbatas untuk Hasil Optimal
➡️ Baca Juga: Pemkab Karawang Terapkan WFH ASN Setiap Hari Jumat untuk Efisiensi Kerja




