Jelang Hari Besar Agama, Pemkab Badung Bantu Warga lewat Pasar Murah
— Paragraf 1 —
BADUNG – Pemkab Badung membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H melalui kegiatan pasar murah.
— Paragraf 2 —
“Langkah ini diambil sebagai upaya preventif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” ujar Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, dalam keterangannya di Mangupura, Kamis (12/3).
— Paragraf 3 —
Ia menjelaskan setiap menjelang hari besar keagamaan, permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok cenderung meningkat yang berimbas pada kenaikan harga.
— Paragraf 4 —
Upaya ini untuk memberikan jaminan stabilitas harga di pasaran dengan melibatkan Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, Kelompok Wanita Tani dan pelaku usaha lokal.
— Paragraf 5 —
“Barang yang dijual di pasar murah ini harus benar-benar di bawah harga pasar sehingga dapat meringankan beban masyarakat,” jelas dia.
— Paragraf 6 —
Pada kegiatan itu, masyarakat dapat membeli paket bahan pokok penting (bapokting) senilai Rp200 ribu yang telah mendapatkan subsidi dengan harga Rp150 ribu.
— Paragraf 7 —
Paket bapokting tersebut di antaranya terdiri dari beras seberat 5 kilogram, 2 liter minyak goreng, 1 krat telur ayam, serta 2 kilogram gula pasir.
— Paragraf 8 —
Selain telah diselenggarakan di Lapangan Umum Pratiwi I Gusti Ngurah Jana, Sading, Mengwi pada Selasa (10/3) lalu, pasar murah serupa juga diselenggarakan di Lapangan Binaraga (GOR Dalung), Kuta Utara, Badung pada Kamis (12/3).
— Paragraf 9 —
Wabup Bagus Alit Sucipta mengungkapkan pihaknya mengapresiasi kolaborasi Bank BPD Bali, PDAM Tirta Mangutama, dan Bank Indonesia yang memberikan subsidi pada komoditas tertentu pada kegiatan itu.
— Paragraf 10 —
“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah bersedia berkolaborasi dalam penyediaan barang kebutuhan pokok bersubsidi yang dijual dalam pasar murah ini,” ungkap dia.
— Paragraf 11 —
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung, I Made Wirya Santosa, menambahkan momen Nyepi dan Idul Fitri yang berdekatan pada tahun ini menjadi tantangan tersendiri dalam ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting.
— Paragraf 12 —
“Pasar murah ini adalah bagian dari rangkaian pengendalian inflasi di Badung. Kami berharap langkah ini efektif mengantisipasi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang hari raya,” tambah dia.
➡️ Baca Juga: Ketua Umum Korpri dan Dirut BSI Teken Kerja Sama Perluas Layanan Keuangan Syariah bagi 6,7 Juta ASN
➡️ Baca Juga: Mengoptimalkan Pembiayaan Komoditas dan Menguatkan Kedaulatan Pangan Indonesia Melalui Resi Gudang