slot depo 10k slot depo 10k
Rona

Jandi Mukianto Donasi untuk Warga Gaza Melalui MER-C Jelang Perayaan Waisak

Jakarta – Dalam upaya menunjukkan rasa empati dan kepedulian yang mendalam terhadap kondisi warga Gaza, Jandi Mukianto, Ketua Provinsi Jakarta WALUBI untuk periode 2020-2025, telah mengambil langkah nyata dengan menyumbangkan sebagian dari rezekinya. Donasi ini bertujuan untuk meringankan penderitaan yang dialami oleh masyarakat Gaza dan diserahkan langsung di sekretariat pusat Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia.

Langkah Kemanusiaan Jandi Mukianto

“Menjelang perayaan Waisak yang akan jatuh pada 31 Mei 2026, saya bersama anak saya ingin menitipkan bantuan ini untuk saudara-saudara kita di Gaza. Situasi di sana yang masih jauh dari stabil, ditambah dengan ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel yang melibatkan Iran, membuat kami tidak dapat menyalurkan bantuan secara langsung,” ungkap Jandi Mukianto saat menyerahkan donasi tersebut.

Data yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan Gaza dan dilaporkan oleh OCHA PBB menunjukkan bahwa hingga pertengahan Maret 2026, jumlah korban tewas sejak Oktober 2023 telah mencapai lebih dari 72.000 jiwa, dengan lebih dari 171.000 orang mengalami luka-luka. Walaupun gencatan senjata telah diumumkan sejak Oktober 2025, masih terdapat ratusan korban jiwa tambahan dan banyak warga yang terus berjuang menghadapi tantangan dalam mendapatkan makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal yang layak.

Dampak Perang yang Meluas

Jandi Mukianto menekankan bahwa konflik berkepanjangan ini tidak hanya mempengaruhi Palestina, tetapi juga menyebabkan dampak kemanusiaan yang lebih luas di berbagai wilayah. “Setiap nyawa yang hilang adalah sebuah tragedi. Penderitaan warga sipil, terutama anak-anak dan perempuan, harus segera diakhiri,” tambahnya.

Dia berharap bahwa di tengah konflik yang terus menyisakan luka mendalam, aksi donasi kemanusiaan bisa menjadi simbol bahwa empati dan solidaritas antarmanusia tidak mengenal batasan agama, ras, maupun negara. “Penderitaan warga Gaza yang kehilangan keluarga, rumah, dan masa depan adalah pengingat bagi kita semua tentang betapa rentannya kehidupan ini. Bantuan sekecil apa pun, jika disertai dengan ketulusan, dapat menjadi cahaya harapan di tengah kegelapan,” lanjutnya.

Refleksi Ajaran Buddha dalam Aksi Sosial

Menjelang Waisak 2026 yang memperingati kelahiran, pencerahan, dan parinirwana Sang Buddha, Jandi Mukianto mengingatkan pentingnya menginternalisasi ajaran inti Metta (cinta kasih tanpa syarat) dan Karuna (belas kasih). Dalam Karaniya Metta Sutta, Sang Buddha mengajarkan:

“Seperti seorang ibu yang melindungi anaknya dengan nyawanya sendiri, demikian pula kita harus mengembangkan pikiran cinta kasih yang tak terbatas kepada semua makhluk hidup,” ujarnya.

Panggilan untuk Bertindak

Karuna mendorong kita tidak hanya untuk merasakan penderitaan orang lain, tetapi juga untuk mengambil tindakan nyata dalam meringankannya. “Mari kita jadikan momen Waisak ini sebagai kesempatan untuk menerapkan ajaran Metta dan Karuna dalam tindakan nyata. Umat Buddha dapat menyalurkan donasi melalui lembaga-lembaga terpercaya seperti MER-C atau organisasi kemanusiaan lainnya, melakukan doa bersama untuk perdamaian di Palestina, Gaza, dan Iran, serta menyebarkan semangat welas asih di lingkungan masing-masing,” ungkap Jandi.

  • Donasi ke lembaga terpercaya seperti MER-C
  • Doa bersama untuk perdamaian
  • Menyebarkan semangat welas asih
  • Menggalang dukungan di komunitas
  • Memberikan bantuan langsung kepada yang membutuhkan

“Setiap kontribusi, sekecil apa pun, merupakan wujud nyata dari komitmen kita sebagai umat Buddha untuk mengurangi dukkha (penderitaan) sesama makhluk hidup,” tegasnya.

Peran MER-C dalam Mendukung Warga Gaza

MER-C telah menjadi mitra penting dalam penyaluran bantuan kemanusiaan, aktif mendukung upaya-upaya di Gaza, termasuk pengiriman obat-obatan, ambulans, dan paket bantuan musim dingin. Jandi Mukianto berharap bahwa donasi yang disalurkan ini dapat memberikan dampak langsung bagi warga yang sangat membutuhkannya.

“Semoga konflik ini segera berakhir secara permanen sehingga perdamaian dan rekonstruksi dapat segera dimulai. Mari kita bersama-sama berupaya membangun dunia yang lebih penuh kasih dan welas asih,” tutup Jandi Mukianto dengan penuh harapan.

➡️ Baca Juga: 329 Tim Ikut Kompetisi Coding dan Robotik GreenMech Regional 2026, Intip Daftar Pemenangnya!

➡️ Baca Juga: Menjelajah Istanbul, Kota Dua Benua dengan Ikon Dunia

Related Articles

Back to top button