AC Milan Ciptakan Drama 6 Gol dengan Kemenangan 4-2 atas Manchester United

AC Milan menciptakan momen yang tak terlupakan dalam laga persahabatan pramusim ketika mereka berhasil mengalahkan Manchester United dengan skor 4-2 di Wroclaw Stadium, Polandia, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pertandingan yang dipenuhi drama dan ketegangan ini menunjukkan kualitas tim dan semangat juang yang tinggi dari kedua belah pihak.
Pertandingan yang Penuh Drama
Di awal pertandingan, AC Milan harus menghadapi situasi yang menantang setelah dua kali tertinggal dari Manchester United. Gol-gol yang dicetak oleh Harry Maguire dan Patrick Dorgu sempat membuat Rossoneri berjuang keras. Namun, Milan menunjukkan ketangguhan mereka dengan membalikkan keadaan melalui gol-gol dari Samuel Chukwueze, Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.
Menariknya, pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi pelatih Ruben Amorim, yang berhadapan dengan tim Setan Merah untuk pertama kalinya sejak pemecatannya pada Januari 2026. Ini menambah lapisan dramatis pada laga, membuat para penggemar semakin antusias untuk menyaksikan aksi di lapangan.
Awal yang Sulit bagi Milan
Manchester United memberikan tekanan di awal laga dengan mencetak gol pertama hanya dalam dua menit. Sebuah sepak pojok yang dieksekusi Bruno Fernandes berhasil disundul oleh Maguire, membuat kiper muda Milan, Lorenzo Torriani, tidak bisa berbuat banyak untuk menghalau bola. Keunggulan awal ini memberikan momentum positif bagi MU.
Tidak ingin menyerah, Milan berusaha untuk membalas. Ruben Loftus-Cheek menjadi sorotan dengan dua peluang emas yang ia dapatkan pada menit kedelapan dan keempat belas, namun masih berhasil ditepis oleh kiper MU, Senne Lammens. Upaya Milan untuk menyamakan kedudukan menunjukkan determinasi mereka untuk tidak menyerah meskipun menghadapi keadaan sulit.
Kesempatan Penalti yang Terlewat
Pada menit ke-41, MU mendapatkan kesempatan emas untuk memperlebar jarak setelah Koni De Winter dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap Youri Tielemans, yang mengakibatkan hadiah penalti. Bruno Fernandes maju sebagai eksekutor, tetapi Torriani menunjukkan kemampuannya dengan melakukan penyelamatan gemilang, menepis tembakan Fernandes ke sisi kanan gawang. Penyelamatan ini menjadi titik balik yang krusial bagi Milan dalam mempertahankan peluang mereka.
Kebangkitan Milan
Berbekal semangat dari penyelamatan tersebut, AC Milan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir. Samuel Chukwueze menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyama setelah memanfaatkan umpan dari Goncalo Ramos. Skor 1-1 bertahan hingga jeda, memberikan angin segar bagi Rossoneri.
Kembali dari jeda, Milan harus menghadapi kenyataan pahit setelah Dorgu mencetak gol kedua untuk MU pada menit ke-51, memanfaatkan kesalahan dalam penguasaan bola dari pemain Milan. Namun, keunggulan MU tidak bertahan lama. Hanya enam menit berselang, Alphadjo Cisse berhasil mencetak gol penyama kedudukan, kembali membawa Milan ke jalur yang benar.
Moment Menentukan dalam Pertandingan
Chukwueze kembali membuktikan kemampuannya sebagai pengatur serangan dengan menciptakan peluang gol pada menit ke-68. Umpan silang yang akuratnya disambut sundulan Goncalo Ramos, yang membuat gawang Lammens bergetar. Milan pun berbalik unggul 3-2, sebuah prestasi yang menggembirakan para penggemar yang hadir.
Empat menit kemudian, Loftus-Cheek menambah keunggulan Milan menjadi 4-2. Dribelnya yang cemerlang dari sisi kanan membuatnya masuk ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang tidak dapat dihentikan oleh Lammens. Gol ini semakin menegaskan dominasi Milan dalam laga ini.
Menjaga Keunggulan hingga Akhir
Di sisa waktu pertandingan, Manchester United berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka, tetapi Milan menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Lorenzo Torriani, yang tampil mengesankan, berhasil menggagalkan beberapa peluang berbahaya dari The Red Devils. Penampilan solidnya di bawah mistar gawang menjadi kunci dalam menjaga keunggulan Milan.
Dengan hasil akhir 4-2, AC Milan berhasil meraih kemenangan yang sangat berarti. Ini bukan hanya kemenangan dalam laga persahabatan, tetapi juga menjadi momentum positif bagi Rossoneri dalam persiapan mereka menghadapi musim baru. Kemenangan ini menunjukkan bahwa Milan memiliki potensi besar untuk bersaing di level tertinggi.
Susunan Pemain
- Lorenzo Torriani (GK)
- Koni De Winter
- Samuel Chukwueze
- Goncalo Ramos
- Ruben Loftus-Cheek
Dengan performa yang ditunjukkan dalam laga ini, AC Milan jelas memiliki banyak hal untuk dibanggakan. Kemenangan atas Manchester United ini tidak hanya memvalidasi kerja keras tim, tetapi juga memberikan harapan bagi para penggemar bahwa musim yang akan datang akan menjadi lebih cerah. Semangat juang dan kemampuan untuk bangkit dari ketertinggalan menunjukkan bahwa Milan siap menghadapi tantangan yang ada di depan mereka.
➡️ Baca Juga: Kepala IEA: Krisis Selat Hormuz Memicu Ancaman Besar bagi Ekonomi Global
➡️ Baca Juga: Israel dan Lebanon Setuju Perpanjang Gencatan Senjata Tiga Minggu Menurut Trump




