Brawijaya Hospital di Padel 17an Medcom: Pahami Varises dan Gejalanya Secara Mendalam

Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan kesehatan, Brawijaya Hospital mengadakan pemeriksaan varises gratis di acara Padel 17an Medcom. Varises, atau pembuluh darah vena yang mengalami pelebaran, dapat menjadi masalah kesehatan yang signifikan jika tidak ditangani dengan tepat. Gejala yang muncul, seperti urat yang menonjol, rasa pegal, nyeri, dan pembengkakan, sering kali membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, penting untuk mengenali faktor risiko dan gejala varises sehingga dapat melakukan pemeriksaan lebih awal.
Apa Itu Varises?
Varises adalah kondisi di mana pembuluh darah vena mengalami pelebaran yang abnormal. Hal ini biasanya terjadi pada vena di kaki, di mana darah mengalir dengan tekanan yang lebih tinggi dibandingkan bagian tubuh lainnya. Ketika dinding vena lemah atau katup di dalamnya tidak berfungsi dengan baik, darah bisa terjebak dan menyebabkan vena membesar. Ini tidak hanya berpengaruh pada penampilan, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Gejala Umum Varises
Gejala varises bisa bervariasi dari satu individu ke individu lain. Beberapa gejala yang umum dijumpai antara lain:
- Urat yang menonjol dan berwarna biru atau ungu.
- Kaki terasa berat dan pegal, terutama setelah berdiri atau duduk dalam waktu lama.
- Nyeri atau ketidaknyamanan di area yang terpengaruh.
- Pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki, terutama di akhir hari.
- Perubahan pada kulit di sekitar vena, seperti gatal atau perubahan warna.
Penyebab dan Faktor Risiko Varises
Varises dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa di antaranya termasuk:
- Usia: Seiring bertambahnya usia, elastisitas pembuluh darah menurun, meningkatkan risiko varises.
- Genetika: Riwayat keluarga dengan varises dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalaminya.
- Jenis Kelamin: Wanita lebih rentan terhadap varises, terutama selama kehamilan atau sebagai efek samping dari penggunaan hormon.
- Pekerjaan: Pekerjaan yang mengharuskan berdiri atau duduk dalam waktu lama dapat memperburuk kondisi ini.
- Obesitas: Berat badan berlebih memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah di kaki.
Pentingnya Pemeriksaan Dini
Pemeriksaan dini varises sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Jika gejala varises mulai muncul, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat varises yang tidak diobati antara lain:
- Ulserasi kulit: Luka terbuka dapat muncul di area sekitar varises.
- Peradangan vena: Dikenal sebagai flebitis, kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak.
- Pendarahan: Vena yang varises bisa pecah dan menyebabkan pendarahan.
- Thrombophlebitis: Pembekuan darah di dalam vena yang meradang dapat berbahaya jika tidak ditangani.
- Komplikasi serius lainnya: Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya trombosis vena dalam (DVT).
Metode Pengobatan untuk Varises
Setelah diagnosis, dokter akan merekomendasikan metode pengobatan yang sesuai. Berikut adalah beberapa pilihan yang umum dilakukan:
- Perubahan gaya hidup: Mengadopsi pola makan sehat dan rutin berolahraga dapat membantu mengurangi gejala.
- Stocking kompresi: Penggunaan stocking kompresi dapat membantu meningkatkan aliran darah di kaki.
- Skleroterapi: Prosedur ini melibatkan injeksi larutan ke dalam vena yang menyebabkan vena menyusut dan hilang.
- Laser terapi: Metode ini menggunakan cahaya laser untuk menutup vena yang bermasalah.
- Operasi: Dalam kasus yang parah, tindakan bedah mungkin diperlukan untuk mengangkat vena varises.
Langkah-langkah Pencegahan Varises
Menjaga kesehatan vena sangat penting untuk mencegah terjadinya varises. Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil meliputi:
- Rutin berolahraga: Aktivitas fisik dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot di sekitar vena.
- Menjaga berat badan ideal: Mengatur pola makan dan gaya hidup sehat untuk mencegah obesitas.
- Hindari berdiri atau duduk terlalu lama: Jika pekerjaan mengharuskan Anda dalam posisi tersebut, lakukan peregangan secara berkala.
- Gunakan stocking kompresi: Ini dapat membantu mendukung sirkulasi darah di kaki.
- Jaga kaki tetap terangkat: Saat duduk atau tidur, cobalah untuk mengangkat kaki agar aliran darah lebih lancar.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala varises yang mengganggu, seperti nyeri hebat atau pembengkakan yang tidak kunjung reda. Penting juga untuk berkonsultasi jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan varises atau kondisi lain yang dapat mempengaruhi kesehatan vena Anda.
Dengan memahami lebih dalam mengenai varises, gejalanya, dan langkah-langkah pencegahannya, Anda dapat mengambil tindakan yang tepat. Kesehatan vena Anda adalah investasi jangka panjang yang perlu dijaga. Jangan ragu untuk mencari informasi lebih lanjut dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memastikan kondisi Anda tetap optimal.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Jembrana Laksanakan Pembayaran Separuh THR dari Tambahan Penghasilan JKN
➡️ Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Sabtu (18/4): UBS Rp2.902.000, Antam Rp2.983.000, Galeri24 Rp2.873.000 per Gram




