8 Penyakit yang Berisiko Diidap Pemilik Golongan Darah A, B, AB, hingga O

Wecome Kaurama di Website Kami!

Jakarta – 8 Penyakit yang Berisiko Diidap Pemilik Golongan Darah A, B, AB, hingga O

Golongan darah manusia dibagi menjadi empat tipe utama, A, B, O dan AB. Golongan darah ditentukan berdasarkan jenis antigen yang ada di dalam darah, yaitu antigen A dan antigen B, serta antibodi yang dihasilkan untuk menghancurkan antigen tersebut.

Selain antigen, ada golongan darah berdasarkan faktor Rh yang terdapat pada permukaan sel darah merah. Kelompok ini ditandai dengan tanda positif (+) dan negatif (-). Jadi, ada delapan golongan darah utama yaitu A+, A-, B+, B-, O+, O-, AB+ atau AB-,

Mengetahui golongan darah sangat penting untuk menghindari kesalahan transfusi darah yang dapat berakibat serius. Selain itu, diyakini bahwa setiap golongan darah menunjukkan banyak hal tentang seseorang. Misalnya saja seperti kepribadian atau kepribadian seseorang, serta risiko kesehatan yang melekat pada dirinya. Cegah Gangguan Ginjal Akut Misterius, Masyarakat Diminta untuk Tidak Menyimpan Obat Sirup di Rumah

“Mengetahui golongan darah Anda mungkin penting dalam keadaan darurat medis, tetapi juga dapat memberikan beberapa wawasan menarik tentang kesehatan Anda,” kata Glenn E. Ramsey, MD, ahli patologi di Northwestern Medical Group, seperti dikutip dari Northwestern Medicine.

Perlu diketahui, golongan darah bukan satu-satunya penyebab risiko tertular penyakit tertentu. Namun, ada berbagai faktor yang berkontribusi terhadap masalah kesehatan pada setiap golongan darah. Berikut penjelasannya disadur dari Northwestern Medicine dan WebMD.1. Penyakit jantungku

Orang dengan golongan darah O memiliki risiko terendah terkena serangan jantung dan pembekuan darah di kaki dan paru-paru.

Hal ini bisa terjadi karena orang dengan golongan darah lain memiliki kadar faktor pembekuan tertentu yang lebih tinggi, yaitu protein yang menyebabkan darah membeku (mengeras). Pola hidup sehat jantung sangat penting bagi orang yang bergolongan darah A, B dan AB.2. kanker

Penelitian menemukan bahwa orang dengan golongan darah A atau AB lebih mungkin terkena kanker lambung (kanker lambung atau kanker lambung). Tak hanya itu, seseorang dengan golongan darah A, B, atau AB lebih berpeluang terkena kanker pankreas. tekanan

Stres dapat meningkatkan kadar kortisol atau hormon stres dalam tubuh. Orang dengan golongan darah A cenderung memiliki lebih banyak kortisol. Oleh karena itu, mereka mungkin lebih kesulitan menghadapi situasi stres. VTE

Tromboemboli vena, atau VTE, adalah suatu kondisi di mana gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah dalam di kaki, selangkangan, atau lengan. Menurut penelitian, orang dengan golongan darah A, B, atau AB memiliki risiko lebih tinggi mengalami pembekuan darah vena dibandingkan dengan golongan darah O.5. Diabetes

Penelitian menunjukkan bahwa diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang dengan golongan darah A dan B. Namun, para ahli belum yakin mengapa hal ini terjadi sehingga diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikannya. perbatasan

Risiko stroke meningkat pada orang dengan golongan darah AB. Menurut dokter, hal ini karena golongan darah AB lebih rentan mengalami pembekuan dibandingkan golongan darah lainnya. Masalah memori

Orang dengan golongan darah A, B, dan AB 82% lebih mungkin mengalami masalah ingatan. 8 Penyakit yang Berisiko Diidap Pemilik Golongan Darah A, B, AB, hingga O

Kondisi ini dikarenakan ketiga golongan darah tersebut berisiko mengalami masalah seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes yang dapat berdampak pada demensia.8. maag

Bakteri Helicobacter pylori lebih rentan terkena kanker lambung pada golongan darah A, B dan AB. Namun, golongan darah O terbukti memiliki risiko lebih tinggi terkena maag atau bisul karena adanya bakteri yang sama di dalam tubuhnya.

Risiko ini mungkin disebabkan oleh respon imun tubuh pada orang bergolongan darah O terhadap bakteri tersebut. Sayangnya, diperlukan lebih banyak penelitian tentang bagaimana H. pylori menyebabkan bisul pada golongan darah O.

Meski demikian, masih diperlukan lebih banyak data untuk mengonfirmasi hipotesis ini, namun penelitian ini membantu dokter dan ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana golongan darah memengaruhi kesehatan. Simak video “Mengapa Golongan Darah A Lebih Rentan Terkena Stroke di Usia Dini” (suc/kna)